Sementara di satu sisi kepsek justru mengapresiasi langkah dinas pendidikan provinsi Papua yang dianggap sangat memahami kebutuhan sekolah. Dimana para guru-guru yang mengajar sko telah memiliki sertifikasi, kenaikan pangkat dan lainnya terjamin.
“Yang saya pertanyakan dan mohon adalah Disorda?. Gubernur harus perhatikan Sekolah Khusus Olahraga. Dua OPD harus dipertemukan supaya mengetahui tanggungjawab masing-masing. 60 persen Disorda dan 40 persen Dinas Pendidikan ini harus di perjelaskan,” ucapnya dengan nada tegas.
Meski minim, fasilitas olahraga sebagai kendala besar pihaknya dalam proses pembinaan. Menurutnya, banyak bibit atlet yang ada di SOK Papua, namun tak memiliki sarana memadai untuk berkembang. “Pemerataan fasilitas adalah kunci. Potensi kami besar, tetapi sarana yang terbatas sering menjadi penghalang,” ujarnya. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi…
Ketua Bapemperda DPR Kota Jayapura, Ismail Bepa Ladopurab, menilai materi sosialisasi Perda RTRW yang…
Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, menyambut baik dibukanya ruang sosialisasi perdana…
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…
Pihak keluarga mendesak untuk segera disampaikan karena pihak keluarga tidak menerima jika tindakan TPNPB OPM…
Konsep pasar terapung yang memanfaatkan perahu-perahu sebagai lapak jualan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar…