Categories: FEATURES

Yakin Bisa Wujudkan Pembangunan dengan Pendekatan Budaya dan Kearifan Lokal

  Tidak hanya itu, Prof. Ave juga yakin bahwa Abisai Rollo mampu mentransformasi pola pembangunan yang mengedepankan nilai kearifan lokal di Kota Jayapura. “Karena dia ini seorang pemimpin, tapi juga anak Port Numbay yang sudah tentu tau akan adat dan budaya orang Port Numbay,” katanya.

  Selain itu, dengan menggandeng Rustan Saru yang notabene mantan Wali Kota Jayapura, maka sudah tentu mereka akan mampu mentransformasikan jabatan yang mereka miliki untuk memakmurkan masyarakat.

   Sebab satu sisi Rustan Saru akan memahami pola kerja eksekutif, sementara sisi lain Abisai Rollo memahami pola pengaturan kewenangan tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat. “Artinya kedua pasangan ini sangat selaras, sehingga saya yakin mereka bisa membangun kota ini tanpa memandang suku, agama ras maupun etnik,” tuturnya.

   Tentunya,  lanjut Prof Ave, pembangunan tidak serta merta berjalan hanya dengan kerja wali kota dan wakil walikota. Namun perlu adanya dukungan dari pihak lain, salah satunya masyarakat untuk sama-sama mendukung kerja pemerintah, sehingga apa yang menjadi visi dan misi calon terpilih selama ini dapat direalisasikan jangka waktu 5 tahun kedepan.

   “Kita juga berharap ABR-HARUS bisa menciptakan kepimpinan yang transformatif guna menciptakan pembangunan yang solidaritas,” harap Prof. Avelinus.

  Jika Pengamat Sosiologi Uncen itu meemberikan saran kepada ABR-HARUS, berbeda dengan sejumlah pedagang yang ditemui Cendrawasih Pos di Pasar Abepura, Rabu (11/12) kemarin sebagian besar pedagang di pasar mengharapkan apa yang dijanjikan ABR-Harus untuk memperbaiki bangunan  pasar Youtefa dapat terwujud. Terutama dalam hal penataan pasar, sebab selama ini masalah utama terjadi di Pasar Youtefa ada pada penataan pasar yang dianggap masih amburadul.

   “Kadang ada yang jualan malam, ada yang jualan pagi, kemudian yang lain jualan di luar, atau di dalam jadi penataan pasar ini masih semrawut,” kata La Umi Hayati (42) di Pasar  Youtefa.

    Ia mengharapkan dengan terpilihnya ABR-HARUS keduanya bisa menyelesaikan masalah di pasar tradsional itu. “Karena pasat ini kalau tidak ditata maka pemasukan kami tidak seimbang, yang untung orang yang jualan di luar sementara kami yang di dalam pasar sangat sepi,” tutur Hayati.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Puskesmas Rimba Jaya Tak Luput dari Pemalangan

Puskesmas Rimba Jaya yang berlokasi di Lepro, Kelurahan Rimba Jaya, Merauke, berada dalam satu kawasan…

2 days ago

Stunting di Merauke Capai 17,4 Persen

Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi stunting di Kabupaten Merauke tercatat 17,4 persen atau sebanyak 1.462…

2 days ago

Pemkab Jayawijaya-PLN UP3 Wamena Launching Program Jayawijaya Terang di Distrik Tailarek

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan saat ini pemerintah sedang berupaya untuk menfokuskan pembangunan…

2 days ago

Camporee Pathfinder Arafura International Bentuk Karakter Generasi Muda

Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menegaskan bahwa Camporee Pathfinder Arafura International 2026 menjadi wadah…

2 days ago

Dua Unit Ruko dan Satu Garasi Ludes Terbakar

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH membenarkan adanya kebakaran tersebut yang…

2 days ago

Polisi Beberkan Hasil Olah TKP Kecelakaan Maut di Jalan Logpon Mimika Tewaskan Seorang Pria

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini melibatkan satu…

2 days ago