Elp menjelaskan “rumah hantu” ini dibuka hingga 22 Maret 2026 dengan tiket masuk Rp 40 ribu/orang dan saat weekend Rp 35 ribu/orang. Warga bisa mengunjungi setiap hari mulai pukul 13.00 WIT hingga 21.30 WIT. “Konsepnya dibuat lebih besar dan lebih menyeramkan dengan memanfaatkan suasana gedung lama,” tambah Eko.
Kepala Cabang Pelni Jayapura, Nurul Azhar, mengatakan kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menunjukkan bahwa gedung Pelni dapat dimanfaatkan secara lebih fleksibel untuk berbagai kegiatan publik.
“Kolaborasi dengan event kreatif seperti rumah hantu di Gedung Pelni Jayapura menjadi salah satu cara menghadirkan suasana baru sekaligus menarik minat masyarakat untuk datang ke gedung kami,”ungkapnya.
Karena itu, selain menghadirkan sensasi horor melalui wahana rumah hantu, gedung ini juga terbuka untuk kegiatan lain seperti pameran, event komunitas, kegiatan bisnis, hingga penyewaan ruang kantor. “Silahkan datang dan rasakan langsung sensasi rumah hantunya,” imbuh Nurul. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura, Steven Alexander Wonmaly, mengatakan penetapan tersebut mengacu pada Peraturan…
Dalam peristiwa tersebut, seorang pria bernama Yoram sempat disiram menggunakan bensin oleh sang istri berinisial…
Kepala DLH Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggen, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN untuk membantu proses…
Selain kepala daerah, gubernur juga mengingatkan kepada direktur dan seluruh tenaga medis untuk senantiasa siap…
Kepala DPMPTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama strategis untuk…
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan…