Categories: FEATURES

Makin Mudahkan Pendonor Untuk Mengetahui Kapan dan Dimana Bisa Mendonor

Upaya PMI Papua Meningkatkan Pelayanan Untuk Beri Kemudahan Bagi Pendonor

Palang Merah Indonesia (PMI) terus melakukan terobosan untuk memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Seiring dengan perkembangan tehnologi informasi, maka system pelayanan yang dulunya manual mulai berubah dengan mengunakan aplikasi yang lebih mudah.

Laporan: Elfira_Jayapura

Palang Merah Indonesia, Provinsi Papua, yang berlokasi di Jln Trikora No 7 Dok V Atas, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, bakal menggunakan sistem informasi manajemen donor darah (Simdondar). Aplikasi ini untuk memudahkan masyarakat mengetahui kegiatan PMI.

Di beberapa wilayah, sudah menggunakan sistem tersebut. Namun untuk Unit Donor Darah Provinsi Papua, sementara dalam proses pengajuan ke PMI pusat.

   Sekretaris PMI Papua, dr Raflus Doranggi, mengklaim jika Simdondar salah satunya bisa membantu untuk mendata pendonor sukarela. “Dengan Simdondar, kita bisa tahu kapan waktunya si pendonor bisa kembali melakukan donor darah,” ucap dr Raflus, kepada Cenderawasih Pos, Jumat (10/5) kemarin.

   Tak hanya itu, melalui Simdondar juga bisa mengetahui stok darah yang ada di beberapa wilayah. Sebab, ia terhubung ke semua unit donor darah yang ada di Indonesia khusus yang sudah menggunakan aplikasi tersebut.

   Bahkan sistemnya secara terintegrasi ke seluruh unit gawat darurat (UGD) yang menggunakan Simdondar. “Aplikasi ini selain mempermudah PMI, tetapi juga para pasien yang membutuhkan stok darah,” ucapnya.

   Untuk saat ini, PMI Papua masih menggunakan sistem manual. Hal ini tentu menjadi kendala tersendiri. Misalkan, tidak tahu jadwal pendonor untuk kembali mendonorkan darah mereka ke PMI. Sementara jika menggunakan Simdondar, cukup mengingatkan pendonor melalui notifikasi di Hp.

   Lantas kapan PMI Papua menggunakan Simdondar ? dr Raflus menyampaikan jika pihaknya sudah mengajukan ke PMI pusat dan saat ini sedang menunggu untuk menginstal. “Dalam waktu dekat kita sudah bisa menerapkan Simdondar di PMI Papua, lagian kami sendiri sudah siap dengan penggunaan aplikasi itu,” ucapnya.

   Dengan aplikasi ini, cukup meminta nomor kontak para pendonor. Setelah itu para pendonor akan diingatkan kapan waktunya donor melalui notifikasi Hp mereka masing masing.

Terkait dengan stok darah di PMI saat ini, dr Raflus mengatakan jika PMI Papua terus berusaha memenuhi permintaan stok darah dari pasien. Sebab, setiap hari banyak permintaan dari rumah sakit yang ada di kabupaten/kota.

   “Jika stok darah di PMI  tidak tersedia dan ada pasien yang membutuhkan darah, kita berupaya meminta bantuan di keluarga mereka yang bersedia mendonorkan darah. Atau kita  minta dari instansi TNI-Polri untuk bisa mengirimkan anggotanya mendonorkan darah,” jelasnya.

   Saat ini, masyarakat sudah bisa ke PMI untuk mendonorkan darah di unit donor darah PMI Provisni Papua yang berlokasi di dok V. Kantornya buka selama 24 jam, melayani mereka yang mendonorkan darah atau permintaan darah.

  “Kalau ada yang mau mendonorkan darah, silahkan ke unit donor darah PMI Papua di Dok V. Setiap saat kami melayani selama 24 jam, tenaga kami selalu siap selama 24 jam,” ucapnya.

  dr Raflus mengatakan jika pendonor tetap di Papua jumlahnya kurang lebih sekitar 500-an orang yang ada di Kota Jayapura dan sekitarnya, mereka ini dari berbagai kalangan dan menjadi pendonor darah sukarela.

   “Silahkan datang mendonorkan darah, untuk kemanusiaan. Banyak saudara saudara kita yang membutuhkan darah,” pungkasnya.

  Sementara itu, jika dari PMI Papua sedang mengajukan ke PMI pusat untuk menginstal aplikasi Simdondar ini, untuk PMI Kota sendiri sudah beberapa bulan terakhir ini sudah mulai mensosialiasikan pengunaan aplikasi Sidoni, bagi para pendonor darah.

   Aplikasi yang bisa didownload lewat play store di smartphone ini, juga sudah membuat sejumlah fitur, mulai dari informasi yang digelar PMI, stok darah yang tersedia, agenda kegiatan donor maupun profil dari masih-masing pendonor, yang terdapat kartu pendonor. 

  Kartu yang dulu ditulis secara manual, kini sudah secara otomatis tercatat dalam aplikasi ini, mulai dari info kartu donor, riwayat donor, sehingga pendonor tidak sulit lagi untuk menjadwalkan bisa melakukan donor lagi.  (*/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Polda Papua Mulai Mitigasi Konflik Horizontal di Woma

Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya penambahan personel pengamanan, pelibatan tokoh gereja…

43 minutes ago

Penanganan Kasus BBM Subsidi oleh Gapoktan Dipertanyakan

‘’Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Gapoktan tersebut lebih bisa dipertanggung jawabkan ketimbang Pertamini. Pertamini ini…

2 hours ago

Berkas Lengkap, Tersangka Persetubuhan Terhadap Anak Dilimpahkan ke Jaksa

Penyerahan tersangka bersama barang bukti ke Kejaksaan Negeri Merauke untuk proses selanjutnya, setelah berita acara…

3 hours ago

Bulan Ini, Pelanggan PDAM Tanah Miring dan Semangga Mulai Bayar

Bambang Setiaji mengungkapkan bahwa jumlah pelanggan PDAM untuk Kawasan Tanah Miring dan Semangga Merauke tersebut…

4 hours ago

Aliansi Petani di Merauke Ancam Akan Gelar Aksi Demo Besar-Besaran

Aksi demo damai besar-besaran ini, lanjut Aloysius Dumatubun terkait dengan proses hukum terhadap pengurus Gapoktan…

5 hours ago

Penyelundupan Vanili Senilai Rp1,7 Miliar Digagalkan

TNI AL menggagalkan penyelundupan barang ilegal di Jayapura, Papua, pada Kamis (14/5). Persisnya di Pelabuhan…

6 hours ago