“Kami sering melihat dia main sendiri depan ruko, sementara orang tuanya di dalam. Pernah dia main sampai depan jalan raya, untungnya kita cepat panggil takut ditabrak,” cerita Yusuf. Ditempat yang sama istri Yusuf mengaku sangat sedih mendengar informasi itu. Karena korban dikenal pribadi yang sangat aktif, baik, lucu dan imut. Korban selalu ceria ketika diajak bermain.
“Kalau kita panggil dia (korban) main ke sini dia datang seakan tidak ada rasa takutnya. Apalagi kita ini tidak terlalu kenal dengan dia, karena mungkin dia butuh teman main,” kata istri Yusuf. Karena itu ia berharap, siapa pun pelaku dari aksi pembunuhan sadis itu cepat diungkap dan dihukum setimpalnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Seksi Layanan dan Kepesertaan TASPEN Kantor Cabang Jayapura, Chafrianty Badoa menjelaskan bahwa sebelum melakukan…
Di tingkat nasional, pemerataan layanan bedah jantung masih menjadi tantangan. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa…
Tips persiapan yang tepat akan membuat puasa di bulan Ramadhan berjalan lancar dan tubuh tetap sehat…
Oleh karena itu, mengetahui waktu terbaik untuk minum jus jeruk sangat penting agar setiap tetes vitamin C…
Berdasarkan catatan Unit Kemoterapi RSUD Jayapura, jenis kanker yang paling banyak ditemukan adalah kanker payudara…
"Kemendikbud telah melakukan visitasi bersama FK Uncen dan beberapa rumah sakit pengampu di Provinsi Papua…