“Kami sering melihat dia main sendiri depan ruko, sementara orang tuanya di dalam. Pernah dia main sampai depan jalan raya, untungnya kita cepat panggil takut ditabrak,” cerita Yusuf. Ditempat yang sama istri Yusuf mengaku sangat sedih mendengar informasi itu. Karena korban dikenal pribadi yang sangat aktif, baik, lucu dan imut. Korban selalu ceria ketika diajak bermain.
“Kalau kita panggil dia (korban) main ke sini dia datang seakan tidak ada rasa takutnya. Apalagi kita ini tidak terlalu kenal dengan dia, karena mungkin dia butuh teman main,” kata istri Yusuf. Karena itu ia berharap, siapa pun pelaku dari aksi pembunuhan sadis itu cepat diungkap dan dihukum setimpalnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Di Kabupaten Jayapura, kebijakan ini tidak datang begitu saja. Ia turun dari tingkat provinsi, melalui…
Kabes sempat 6 kali duduk di bangku cadangan, tapi ia juga tak kunjung mendapatkan kesempatan…
Curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini membuat beberapa wilayah di Kabupaten Keerom sempat tergenang. Khususnya…
Wakapolda Papua Brigjen Pol Muhajir melalui Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, menyampaikan…
emerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Koperasi dan UMKM terus mendorong penguatan kelembagaan koperasi melalui pelatihan…
Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen menilai partisipasi masyarakat penting agar perencanaan yang disusun sesuai kebutuhan…