“Kami sering melihat dia main sendiri depan ruko, sementara orang tuanya di dalam. Pernah dia main sampai depan jalan raya, untungnya kita cepat panggil takut ditabrak,” cerita Yusuf. Ditempat yang sama istri Yusuf mengaku sangat sedih mendengar informasi itu. Karena korban dikenal pribadi yang sangat aktif, baik, lucu dan imut. Korban selalu ceria ketika diajak bermain.
“Kalau kita panggil dia (korban) main ke sini dia datang seakan tidak ada rasa takutnya. Apalagi kita ini tidak terlalu kenal dengan dia, karena mungkin dia butuh teman main,” kata istri Yusuf. Karena itu ia berharap, siapa pun pelaku dari aksi pembunuhan sadis itu cepat diungkap dan dihukum setimpalnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Dilansir Departemen Kehakiman Amerika Serikat, sedikitnya ada 3,5 juta halaman Epstein Files yang dipublikasikan. Hal…
Nah dari hasil perburuan, akhirnya tim pelatih menemukan nama-nama baru. Setelah sebelumnya mendatangkan Williams Lugo,…
Persiapan tersebut dilakukan sejak dini guna mengantisipasi meningkatnya permintaan masyarakat. Beberapa ritel yang telah menyiapkan…
Pemimpin Perum Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat, Ahmad Mustari mengatakan stok beras yang dikelola…
Menurutnya, setiap hotel secara rutin menyampaikan laporan okupansi harian. Abdul Rajab menilai, menurunnya tingkat hunian…
Ia menjelaskan, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Papua tahun 2025 atas dasar harga berlaku…