“Selain itu, kegiatan lain yang dilakukan kesehariannya, seperti yang dilakukan sebelum bulan Ramadan membaca surat-surat pilihan. Seperti surat-surat Al-Waqi’ah, Surat Al-Mulk, Surat Ar-Rahman,” ujarnya.
Itu menjadi kebiasaan rutinitas para santri setiap hari selama Ramadan. Selain itu, berhubung saat ini sekolah sudah aktif kembali, kegiatannya setiap hari dimulai dengan ngaji pagi, apel pagi, setelah apel lanjut sekolah formal Tsanawiyah dan Aliyah.
Selain kegiatan kegiatan rutinitas itu, para santri ini punya kegiatan tambahanya saat malam. Mulai dari baca Alquran, pengajian kitab kuning, bada terawih setelah itu tadarus, setelah itu kegiatan olahraga.
Selain itu ada juga program rutinitas setiap tahun yang digalakkan oleh pihak pondok pesantren yaitu pesantren kilat selama tiga hari dilakukan. Di mana melibatkan anak-anak yang berasal dari sekitar Pondok Pesantren.
Program Pesantren Kilat itu dilaksanakan selama tiga hari, dua harinya mereka pulang pergi dari rumah atau tempat tinggal dan sehari harus nginap di pondok pesantren. “Untuk kegiatan pesantren kilat sudah selesai kami lakukan beberapa hari lalu,”bebernya.
Kegiatan yang dilakukan dalam kegiatan pesantren kilat itu adalah belajar tadarus Alquran, belajar doa doa, yang berhubungan dengan Ramadan, dan itu setiap tahun pasti dilakukan pesantren kilat.
Sementara itu sehubungan dengan penyediaan menu berbuka puasa bagi para santri, selalu ada yang menyiapkan, baik dari pondok, maupun dari pihak luar. Sementara untuk undangan berbuka puasa, untuk sementara waktu belum ada. “Kalau tidak ada yang menyediakan dari luar, yang menyiapkan dari pondok sendiri,”ungkapnya.
105 santri ini ternyata berasal dari berbagai daerah mulai dari Kota Jayapura, Kab Jayapura, Keerom dan Sarmi. Bahkan ada dari Kabupaten Nabire. Mereka akan diperbolehkan liburan ke kampung halamannya saat liburan ujian semester dan Idul Fitri. Pada waktu itu anak-anak rutin pulang.(*/tri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…
Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…