

Mencermati Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Kota Jayapura Selama Tahun 2025
Masa tumbuh kembang anak sangat penting dalam membentuk karakter atau kepribadian anak. Hanya saja, hak-hak anak yang seharusnya dipenuhi dan dilindungi, seringkali terabaikan, bahkan ironisnya masalah sering jadi korban kekerasan dari orang dewasa di sekitarnya.
Laporan: Karolud Daot_Jayapura
Kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di masyarakat disinyalir masih banyak terjadi. Namun, hanya sebagian saja yang terungkap, setelah korban atau orang dekat korban berani melapor atau mengungkapkan tindak kekerasan yang dialaminya.
Polresta Jayapura Kota sendiri mencatat kasus kekerasan terhadap anak di wilayah Kota Jayapura mengalami peningkatan signifikan sepanjang Januari hingga November 2025. Hingga November, tercatat 126 kasus, naik dari 89 kasus pada tahun 2024.
Peningkatan ini mencerminkan semakin kompleksnya persoalan kekerasan yang terjadi dalam lingkungan rumah tangga maupun sosial masyarakat.
“Angka 126 kasus ini adalah yang berani dilaporkan. Ini menggambarkan persoalan kekerasan terhadap anak merupakan masalah yang kompleks dan banyak terjadi di lingkungan rumah tangga,” ujar Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, dalam Dialog Interaktif RRI Jayapura bertema Mencegah Kekerasan Terhadap Anak, Jumat (5/12).
Kombes Fredrickus menegaskan bahwa peran lingkungan sangat menentukan dalam melindungi anak. Meski Kota Jayapura menyandang predikat Kota Layak Anak, namun kenyataannya ruang aman bagi tumbuh kembang anak belum sepenuhnya tercipta.
Sebagian besar kasus kekerasan justru melibatkan pelaku yang memiliki hubungan kekerabatan dan tinggal satu lingkungan dengan korban. “Faktor malu menjadi kendala. Malu pada keluarga, malu pada tokoh yang dianggap panutan. Ini membuat banyak kasus tidak terlaporkan,” jelasnya.
Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah dipastikan mendapatkan dukungan penuh dari suporter mereka yang akan…
Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…
Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…
Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…
Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…