Categories: FEATURES

Dulu Bisa Rp 5 Juta/Hari, Kini Dapat Rp 500 Ribu Harus Disyukuri

“Kami jual patung seperti manusia harganya Rp 35 juta, walaupun lambat untuk menjualnya kami tidak masalah, tapi tetap nanti laku yang beli pada saat ada hotel baru, restoran baru, karena membutuhkan patung yang tinggi seperti manusia untuk menyambut tamu yang datang,”katanya.

Menurutnya, untuk bertahan hidup dan usahanya tetap jalan, ia selalu melakukan promosi baik lewat media sosial, atau menelepon pelanggannya yang ada di Kota Jayapura atau luar seperti di Merauke untuk penjual suvenir juga, walaupun untungnya juga tipis karena ia jual lagi ke penjual souvenir. Karena dengan cara inilah usahanya tetap eksis dan berjalan. Karena jika dia ikut ikutan berjualan di tempat iven, menurutnya kurang efektif karena hanya capek dan rugi waktu saja.

Pasalnya, kegiatan ivent yang melibatkan UMKM penjual suvenir khas Papua tidak lama hanya beberapa hari saja, dan bisanya ditempat acara itu yang beli suvenir kurang sehingga ia lebih memilih bertahan jualan di tempatnya sendiri. Hal senada diungkapkan Parjo, pedagang suvenir di Galeri Honey Art yang berjarak beberapa kios dari Asmat Jaya. Ia mengaku, suasana sepi sudah berlangsung lama, bahkan sejak pandemi Covid-19.

“Dulu tiap hari ramai. Sekarang wisatawan jarang, acara pemerintah juga hampir tidak ada. Jadi tidak ada yang beli souvenir,” katanya. Parjo berharap Dinas Pariwisata lebih aktif mempromosikan wisata Papua agar wisatawan kembali datang. Ia juga berharap pemerintah mengadakan event budaya dan pameran UMKM di Jayapura untuk membantu pelaku usaha kecil, namun mereka disubsidi diberikan uang supaya jika tidak laku pada saat ivent, mereka masih ada yang pengganti capek, atau operasional membawa suvenir ke tempat acara.

“Kalau ada acara, orang datang. Minimal kami bisa jual mahkota bulu kasuari, noken, atau patung Asmat,” ujarnya sambil tersenyum kecil. Untuk bertahan, Parjo kini mulai berjualan secara daring. Ia mengunggah foto-foto suvenir di media sosial dan memberikan potongan harga bagi pelanggan tetap.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

MBG Tak Dipaksakan, Sekolah di Yahukimo Tetap Gratis

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo, Akso Balingga menyusul aksi demonstrasi pelajar yang…

1 day ago

132 Personel Polres Merauke Ikuti Pembinaan Tradisi

Rangkaian kegiatan diawali dengan longmars yang mengambil titik awal dari Mako Polres Merauke. Para peserta…

1 day ago

Melayat ke Rumah Duka Rektor Uncen, Wali Kota: Duka Bagi Semua Warga Papua

  Menurutnya, Uncen memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) di…

1 day ago

Cegah Narkoba, Gelar Operasi Antik Noken 2026 di THM

Kedatangan aparat gabungan ini merupakan bagian dari eksekusi Operasi Antik Noken 2026 yang digelar Kepolisian…

2 days ago

Polres Mimika Bubarkan Tawuran dan Amankan Pemuda Bersenjata Tajam

Operasi yang dikemas dalam bentuk Patroli Gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut dipimpin langsung…

2 days ago

Sukses Gelar Orientasi, Anggota DPRK Tolikara Siap Jalankan Tugas Legislasi

Kegiatan ditutup secara resmi melalui sambutan Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, yang dibacakan oleh Asisten…

2 days ago