Categories: FEATURES

Sudah Diawali di Empat SD, Program MBG Serentak  Mulai 11 April

   Ia menambahkan, saat ini untuk ketersediaan pangan masih bergantung kepada pasar. “Saat ini kita masih belanja di pasar, namun kedepan akan kita bangun kerja sama dengan Bumdes di Kota Jayapura,” tegasnya

   Seperti diketahui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Jayapura,  sebelumnya sudah  berjalan meski tidak serentak. Salah satunya di SD Inpres Vim I Kotaraja, yang sudah berjalan mulai Senin (17/3) lalu. Berhubung dalam bulan puasa, menu yang disajikan pun diganti dengan makanan kering, yang bisa disantap di sekolah maupun dibawa pulang bagi yang puasa.

   “Alhamdulillah, program MBG berjalan lancar. Yang mengantar makanan juga tidak pernah terlambat selalu tepat waktu. Untuk jenis makananya, makanan kering yang tersedia kan selama bulan puasa untuk menghargai anak-anak muslim lain,” kata Laeli Zamzani Guru Bidang Kurikulum SD Vim 1 Kotaraja, kepada Cenderawasih Pos, Kamis (20/3).

  Menu makanan kering tersebut pun telah dirancang oleh pihak penyedia jasa katering dan ahli gizi. Pihak sekolah juga aktif memantau pelaksanaan MBG dan memastikan makanan yang disajikan habis dikonsumsi oleh siswa.

  Laeli menyebut total sebanyak 464 siswa termasuk guru yang mendapatkan program MBG di sekolah itu. Adapun distribusi dari MBG tersebut dilakukan setiap pukul 09.30 WIT ke setiap ruangan kelas.

   “Setiap jam istirahat pukul 11.00 WIT. Didistribusikan setiap pukul 09.30 WIT ke setiap ruangan kelas sesuai jumlah siswanya,” ungkapnya.

   Menu MBG selama bulan Ramadan ini terdiri dari roti, kurma, telur, buah, serta satu kotak susu. Dengan paket makanan ini, siswa tetap mendapatkan asupan gizi yang cukup selama menjalankan ibadah puasa.

   Laeli berharap program ini dapat terus berlanjut karena memberikan dampak positif bagi siswa. Lanjutnya menyampaikan bahwa program MBG ini juga turut meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya makanan bergizi. Selama ini, banyak siswa yang lebih menyukai makanan instan dan kurang sehat.

  “Makan bersama di sekolah juga menciptakan suasana kebersamaan dan mendorong siswa untuk mengonsumsi makanan sehat,” ungkapnya.

   Pihak sekolah juga telah melakukan pendataan terkait siswa yang memiliki alergi atau pantangan makanan tertentu. Data tersebut kemudian disampaikan kepada pihak katering untuk disesuaikan dengan menu yang disajikan.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Wali Kota: Setiap Bantuan Wajib Diawasi dan Didampingi!

  “Setiap kegiatan atau program, khususnya pembinaan dan penyaluran bantuan, baik berupa dana maupun alat…

16 hours ago

Warga Wajib Perhatikan Jarak Pasang Atribut HUT RI dari Jaringan Listrik PLN

   PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) menyebut jarak aman pemasangan…

17 hours ago

Retribusi Parkir Jadi Potensi PAD, Pemda Diminta Optimalkan Pengelolaannya

Dijelaskan, selama ini, aktivitas parkir terus meningkat seiring bertambahnya kendaraan dan berkembangnya pusat-pusat perdagangan, perkantor

18 hours ago

Tinggal Sepekan Lagi HUT RI,  Nuansa Kemerdekaan Masih Minim

Bupati Jayapura Yunus Wonda sebelumnya telah menerbitkan imbauan agar peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya…

19 hours ago

Pemkot Tarik 24 Mahasiswa UGM dari Lokasi KKN di Muara Tami

  Selama berada di lokasi KKN, para mahasiswa menjalankan berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan…

20 hours ago

Pemkot Serahkan Bantuan Peralatan Pengolahan Ikan

  Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., mengatakan program tersebut merupakan…

21 hours ago