Categories: FEATURES

Khahabey si Penguasa Kini Terancam, Pola Budidaya Perlu Dicoba

Mencermati Keberadaan Ikan Gabus Asli Danau Sentani yang Kini Makin Sulit Ditemukan

Danau Sentani dihuni oleh beragam habitat ikan. Dari semua tentu ada yang endemik. Masyarakat setempat menyebutnya ikan gabus. Mirip ikan Gabus Toraja namun warnanya agak kekuningan. Ikan ini makin sulit ditemukan.

Laporan : Priyadi – Sentani

Berasal dari famili Butidae dengan nama umum Sentani Gudgeon atau memiliki nama latin Oxyeleotris heterodon Weber, 1907. Ikan Gabus Sentani ternyata memiliki beberapa nama lain. Di lingkungan masyarakat lokal dikenal dengan sebutan Gabus Bodoh atau Himen. Selain ikan ini ada juga jenis ikan Heuw yang mendiami Danau Sentani.

Danau yang menjadi tempat hidup bagi masyarakat pesisir di Ibukota Kabupaten Jayapura. Dikelilingi pulau dengan rumah – rumah kayu, di danau itulah masyarakat menggantungkan hidup sebagai nelayan tradisional. Satu buruan yang sering dicari adalah jenis Ikan Gabus. Bukan Gabus Toraja melainkan ikan endemik Danau Sentani. Bentuknya mirip dengan  Gabus Tojara namun memilki sisik lebih halus dan warna kombinasi hijau lumut dan kekuningan di bagian perut.

Jika diperhatikan, kondisi ekosistem Danau Sentani kini mengalami kerusakan berat akibat tekanan pembangunan yang berpengaruh terhadap biota di dalamnya. Berbagai hasil penelitian menyebutkan, Danau Sentani telah tercamar oleh berbagai limbah dari permukiman penduduk, rumah sakit maupun tempat usaha. Ada juga  sendimentasi hingga hilangnya  hutan sagu akibat penimbunan.

Limbah cair menjadi salah satu material yang memberi sumbangan terbesar terhadap rusaknya ekosistem danau kebanggaan masyarakat di Sentani ini yang didalamnya hidup berbagai spesies endemik, salah satunya Khahabey atau ikan gabus tadi. Penelitian yang dilakukan salah satu akademisi Uncen, Henderita Ohee pada sebuah artikel menyebut bahwa pada tahun 1993 di Danau Sentani masih dijumpai 35 spesies ikan. Namun ketika dilakukan penelitian lagi pada tahun 2016-2017 ternyata hanya tersisa 19 spesies saja.

Dari jumlah tersebut 8 spesies adalah ikan asli, 7 spesies ikan anadromus; yaitu jenis ikan yang bertelur di laut dan kembali lagi ke danau Sentani. Sedangkan ikan introduksi atau yang dibawa dari luar oleh manusia sebanyak 10 sampai 11 jenis.

Spesies anadromus yang sebelumnya dijumpai di Danau Sentani,  seperti hiu gergaji (Pristis microdon), bahkan tidak ditemukan lagi sejak awal tahun 1970-an. Penyebabnya karena sering tertangkap jaring nelayan.

Akademisi Henderita menyebut ada 3 jenis ikan endemik Danau Sentani; ikan Gabus Sentani (Glossogobius sentaniensis), ikan pelangi sentani (Chilatherina sentaniensis), dan ikan pelangi merah (Glossolepis incisus). Namun salah satunya kemungkinan sudah punah, yaitu ikan pelangi sentani,” ungkap Henderite.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Lima Distrik se Wilayah Walak Sepakat Berikan Sanksi Adat bagi Pelaku Karhutla

Kepala Distrik Bugi Mare Gombo menyatakan pemberian sanksi tegas atau denda adat ini dilakukan usai…

8 hours ago

Transisi Hingga Tumpulnya Lini Depan Jadi Evaluasi

Tim Persipura Jayapura memulai kompetisi Championship 2026/2027 dengan kurang baik. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu…

9 hours ago

Materi KUA-PPAS Telah Diserahkan ke DPRP

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan saat ini sistem yang digunakan…

9 hours ago

Alex Belum Fit dan David Masih Menyesuaikan

Pada laga yang berakhir dengan skor kacamata itu, Persipura hanya memainkan satu pemain asing mereka,…

10 hours ago

Bawa 1,7 Kg Ganja, Dua Tersangka Terancam 20 Tahun Penjara

   Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota…

10 hours ago

Bima Ragil Bidik Kebangkitan di Laga Berikutnya

Menurut Bima, kehadiran suporter memiliki peran penting untuk menambah semangat pemain ketika pertandingan berlangsung. Dukungan…

11 hours ago