

Mama Korwa saat menyiapkan minuman kelapa muda bagi pelanggan yang singgah di lapak kelapa mudanya di Skyline. (foto:Mboik/Cepos)
Kisah Mama Korwa, Penjual Minuman Kelapa Muda di Skyline Jayapura
Mama Korwa merupakan salah satu dari sejumlah penjual minuman kelapa muda yang masiht etap eksis berjualan di pinggir jalan Skyline. Dari hasil usahanya ini, dia mampu membiayai sekolah anak-anaknya, hingga 4 anaknya berhasil meraih gelar sarjana. Lantas seperti apa jerih payah usahanya selama ini?
Laporan: Robert Mboik_Jayapura
Sejumlah penjual minuman dengan bahan utama dari kelapa muda, hingga saat ini masih tetap eksis berjualan di pinggir jalan sepanjang jalan skyline. Dengan pemandagan teluk Youtefa, lapak kelapa muda ini selain menawarkan pelepas dahaga, juga memberikan kesejukan pemandangan dari atas bukit Skyline ke arah Teluk Youtefa, Jembatan Merah hingga Holtekamp.
Lapak jualan kelapa muda, yang awalnya dibangun ala kadarnya, sekedar ada tempat duduk dan berteduh, namun menjelang perhelatan PON Papua pada tahun 2020, sejumlah bangunan lapak dan tempat jualan ini ada yang direhab, agar lebih layak dan enak dilihat. Namun, beberapa diantaranya, saat ini juga masih dalam tahap rehab, karena mungkin sudah keropos dan perlu dianti dengan kayu baru yang lebih kuat.
Meski penjual kelapa muda di Skyline ini tidak seramai pada awal-awal, muncul lapak kelapa muda, namun sejumlah penjual kelapa masih bertahan menekuni usaha jualan kelapa muda. Baik yang dijual original alias kelapa muda tanpa campuran apa pun, maupun minuman kelapa muda segar yang dicampur dengan sirup manis dan es. Salah satu penjual yang masih bertahan adalah Mama Korwa.
Dalam perkara tersebut, nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp11.719.700.000. Sementara berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tengah menggodok penetapan status kedaruratan bencana terkait kebakaran hutan dan lahan…
Meski kobaran api utama telah padam, otoritas keamanan setempat mengimbau semua pihak untuk tetap waspada…
Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyatakan bahwa penataan UU Peradilan Militer perlu waktu paling lama 2…
RSUD Jayapura memastikan kebutuhan medis terkait bahan medis habis pakai sejauh ini masih dalam kondisi…
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut operator seluler belum sepenuhnya mematuhi ketentuan perlindungan…