Categories: FEATURES

Merupakan Tamparan Keras, Daerah Pegunungan dan Pesisir Diyakini Lebih Parah

Ketua Komisi C DPRD Mimika Soal Masih Ada Anak SMA di Mimika, Belum Lancar Membaca

Pekan ini Penjabat (Pj) Bupati Mimika, Valentinus Sudarjanto Sumito dihadapan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala OPD dan jajaran anggota DPRD Kabupaten Mimika menyatakan ada anak SMA di Sentra Pendidikan, Mimika Papua Tengah yang belum dapat membaca dengan baik, apa pandangan Ketua Komisi C DPRD Mimika?

Laporan: Moh. Wahyu Welerubun- Timika

Ketua Komisi C DPRD Mimika, Aloisius Paerong menilai, hal yang disampaikan oleh Pj Bupati ini merupakan tamparan keras terhadap sistem pendidikan di Kabupaten Mimika.  Pasalnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika punya sumber dana yang sangat besar untuk pengelolaan pendidikan di Kabupaten Mimika, namun justru tersendat-sendat.

Kata Aloisius, dosa ini justru baru terungkap saat Valentinus Sudarjanto Sumito menjabat sebagai Penjabat Bupati di Mimika.

“Seorang Pj bupati yang baru saja ditempatkan di Timika dan melihat langsung kondisi seperti begini, menurut saya ini adalah tamparan keras bagi dunia pendidikan di Kabupaten Mimika,” kata Aloisius melalui kepada Cenderawasih Pos, Jumat (4/10) kemarin.

Dengan adanya kasus seperti ini, menurut Aloisius akan lebih miris kondisinya di wilayah-wilayah pinggiran Mimika seperti pegunungan dan pesisir, terutama di wilayah-wilayah rawan konflik.

Aloisius mengatakan hal tersebut adalah fakta tang ditemukan langsung oleh seorang Pj Bupati dimana dunia pendidikan di Mimika saat ini mendapatkan alokasi anggaran yang cukup besar dengan nilai yang hampir setara dengan satu kabupaten mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurutnya, dunia pendidikan di Mimika cenderung mengejar pembangunan fisik dan tidak mengutamakan pembangunan sumber daya manusianya.  Kasus-kasus seperti ini dapat menggambarkan bahwa pengelolaan pendidikan di Mimika sangat kacau dan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat, terutama menuju generasi Mimika yang unggul di masa depan.

Satu-satunya jalan yang harus ditempuh oleh pemerintah adalah harus menempatkan sosok yang peduli terhadap pendidikan, inovatif dan mampu melahirkan terobosan baru dalam meningkatkan mutu pendidikan di Mimika.

Aloisius juga menyarankan agar Dinas Pendidikan di Kabupaten Mimika harus dibagi menjadi dua. Satu dinas pendidikan mengelola pendidikan dasar, sedangkan satu pendidikan lagi mengelola pendidikan jenjang menengah hingga atas.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Masih Syok! Sulit Lupakan Kenangan Tinggal di Rumah yang Kini Telah Hangus

  Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…

4 hours ago

Mitos atau Fakta, Terlalu Banyak Makan Kacang Goreng Bisa Menyebabkan Jerawat?

Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…

5 hours ago

Pemerintah Klaim Pengangguran Turun 4,65%

Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…

6 hours ago

Anggaran Podcast Kemenkop Capai Rp103 Miliar Dipertanyakan

Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…

7 hours ago

Malaysia dan Brunei Bawa Kabut Asap Kalimantan ke ASEAN

Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…

8 hours ago

Kepadatan Pengunjung Jadi Tantangan, Sepanjang Jalan rezeki Terus Mengalir

Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…

9 hours ago