“Ada beberapa penyebab hingga masjidnya dibongkar, semua tak terlepas dari banyaknya animo masyarakat yang membutuhkan tingkat lanjutan sekolah,” ucapnya. Menurut Syaiful, kendati posisi masjid dipindahkan ke lantai tiga dari posisi awalnya. Namun tak merubah sepenuhnya keaslian dari Masjid Jami seperti pertama kali dibangun.
“Yang tidak berubah dari masjid ini adalah kubahnya yang tetap berdiri kokoh, juga ada beberapa kayu bawaan sebelumnya termasuk bentuk plafonnya,” ungkapnya. Tak hanya itu, letak podium tempat imam pun tak berubah di masjid yang kini berukuran 8 kali 15 meter itu. Dengan beberapa jendela di setiap sudutnya.“Sedari kecil bentuk podium imamnya sudah seperti itu, tidak ada perubahan,” tutupnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…
Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…
Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…