“Ada beberapa penyebab hingga masjidnya dibongkar, semua tak terlepas dari banyaknya animo masyarakat yang membutuhkan tingkat lanjutan sekolah,” ucapnya. Menurut Syaiful, kendati posisi masjid dipindahkan ke lantai tiga dari posisi awalnya. Namun tak merubah sepenuhnya keaslian dari Masjid Jami seperti pertama kali dibangun.
“Yang tidak berubah dari masjid ini adalah kubahnya yang tetap berdiri kokoh, juga ada beberapa kayu bawaan sebelumnya termasuk bentuk plafonnya,” ungkapnya. Tak hanya itu, letak podium tempat imam pun tak berubah di masjid yang kini berukuran 8 kali 15 meter itu. Dengan beberapa jendela di setiap sudutnya.“Sedari kecil bentuk podium imamnya sudah seperti itu, tidak ada perubahan,” tutupnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Asisten II Sekda Kabupaten Jayapura Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Abdul Rahman Basri, menjelaskan bahwa Program…
Pelaku berinisial F.S. (21) diamannkan setelah Tim Opsnal Sat Reskrim memperoleh informasi keberadaan pelaku di…
Menyikapi persoalan itu, pihaknya telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pertemuan bersama kepala kampung,…
Mengingat event FDS tahun ini kabarnya berbeda dari pelaksanaan FDS selama ini, sesuai dengan harapan…
Kepastian pembangunan proyek mercusuar ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Waropen, dr. Jenggo…
Penganugerahan Tanda Kehormatan tersebut diberikan kepada 114 orang termasuk diantaranya Menteri Pertanian RI Dr. Ir.…