“Ada beberapa penyebab hingga masjidnya dibongkar, semua tak terlepas dari banyaknya animo masyarakat yang membutuhkan tingkat lanjutan sekolah,” ucapnya. Menurut Syaiful, kendati posisi masjid dipindahkan ke lantai tiga dari posisi awalnya. Namun tak merubah sepenuhnya keaslian dari Masjid Jami seperti pertama kali dibangun.
“Yang tidak berubah dari masjid ini adalah kubahnya yang tetap berdiri kokoh, juga ada beberapa kayu bawaan sebelumnya termasuk bentuk plafonnya,” ungkapnya. Tak hanya itu, letak podium tempat imam pun tak berubah di masjid yang kini berukuran 8 kali 15 meter itu. Dengan beberapa jendela di setiap sudutnya.“Sedari kecil bentuk podium imamnya sudah seperti itu, tidak ada perubahan,” tutupnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
“Kami perlu meluruskan agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah publik. Lembaga penyelenggara dan penanggung…
Menurut Amelia, terdapat sejumlah ketentuan yang menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan penerimaan siswa baru tahun…
Menurutnya, keberadaan SMP Negeri Satu Atap Ebungfau sangat penting karena jumlah peserta didik terus mengalami…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menjelaskan, kondisi saat ini sudah jauh lebih baik…
Menurut Yunus, mekanisme pengelolaan Dana Otsus kini telah diatur secara ketat oleh pemerintah pusat, sehingga…
Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Jayapura telah menerbitkan 2.032 paspor kepada masyarakat…