Categories: FEATURES

Dari Seks Sesama Jenis hingga Pencabulan Anak oleh Orang Tua Kandung

Melihat Potret Kekerasan Seksual terhadap Anak di Kota Jayapura

Di balik wajah Kota Jayapura yang terus bertumbuh, tersimpan luka-luka sunyi yang dialami anak-anak—luka yang kerap tersembunyi di balik tembok rumah, tak pedulinya keluarga, hingga berdampak pada pergaulan yang salah arah.

Laporan : Mustakim Ali_Jayapura

Tahun 2025 menjadi catatan yang kurang mengenakkan tidak hanya bagi para korban maupun pemerintah yang menangani persoalan sosial di Kota Jayapura. Ketika satu per satu kasus kekerasan seksual terhadap anak terungkap ke permukaan. Sebagian besar terungkap bukan karena keberanian pelaku mengaku, melainkan karena anak-anak akhirnya berani—atau dipaksa keadaan—untuk bersuara.

Data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura melalui layanan P2TP2A mencatat serangkaian laporan kekerasan seksual yang menyayat nurani. Ironisnya, banyak pelaku justru berasal dari lingkungan terdekat korban.

Contohnya saja pada 13 Maret 2025, seorang anak sekolah dasar datang ke P2TP2A didampingi keluarga dan pendamping PPKSP atau Program Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan. Mirisnya usai dilaporkan, disinilah terungkap jika anak tersebut itu menjadi korban pelecehan seksual oleh ayah kandungnya sendiri.

Kasus ini langsung ditindaklanjuti ke ranah hukum, menandai satu dari sekian banyak pengkhianatan atas peran orang tua yang seharusnya menempatkan diri sebagai pelindung utama dalam keluarga. Ironisnya kasus pelecehan masih terulang kembali. Keluarga korban melaporkan praktik pencabulan sesama jenis yang dilakukan oleh orang tua wali.

Di waktu berbeda, tepat 1 Maret 2025, seorang anak menjadi korban pemerkosaan setelah dibujuk dengan permen—cara klasik yang kembali memakan korban di era modern. Pada 12 April 2025, seorang anak perempuan memberanikan diri melapor. Selama lebih dari satu tahun, ia kerap diperkosa oleh ayah tirinya. Ketakutan, rasa malu, dan ancaman membuatnya terdiam terlalu lama.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Sinergikan Program Otsus Papua, Pemkab Jayawijaya Koordinasikan  Dengan BP3OKP

Plt Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan Otsus Papua merupakan instrumen penting dalam…

35 minutes ago

Belajar dari Kasus Keracunan MBG Depapre, Bupati Jayapura Ingatkan SPPG Utamakan Keamanan Makanan

Menurut Yunus, proses penyediaan makanan untuk program MBG tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Mulai dari…

2 hours ago

Musim Kemarau, Warga Diingatkan Waspadai Air Minum dan Risiko Diare

Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit yang berkaitan dengan infeksi…

3 hours ago

Guskamla Koarmada III Gelar Bhakti Sosial  di Bondifuar

Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada III melalui program Guskamla Peduli “Aku Cinta Laut” menggelar Bhakti…

4 hours ago

Meski Ada Pro dan Kontra Program Pembinaan Orang Mabuk Tetap Jalan

Rencana Pemerintah Kabupaten Jayapura menjalankan program pembinaan bagi warga yang terjerat kebiasaan mengonsumsi minuman keras…

5 hours ago

Berlangsung Sukses,  Gubernur Safanpo Apresiasi Panitia dan Paskibraka

"Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan kami atas nama Pemerintah dan masyarakat Provinsi Papua Selatan…

6 hours ago