

Teknisi saat sedang melakukan perbaikan kendaraan DAMRI yang sedang terparkir di depan Kantor DAMRI Cabang Jayapura, Senin (1/12). (foto:Elfira/Cepos)
Melihat Persiapan DAMRI Jayapura Menghadapi Liburan Natal dan Tahun Baru
Menjelang Natal dan Tahun Baru dipastikan mobilitas masyarakat bakal meningkat drastis. Oleh karena itu, DAMRI sebagai salah satu penyedia sarana transportasi masyarakat mulai mempersiapkan diri demi kelancaran transportasi masyarakat, apalagi tahun ini rencananya ada program mudik gratis.
Laporan: Elfira_Jayapura
Di halaman Kantor DAMRI Jayapura dengan luas 1.900 meter persegi, suara mesin beradu terdengar berulang-ulang. Di sudut lainnya, seorang mekanik tengah menunduk memperhatikan kampas rem, sementara rekannya memeriksa tekanan angin ban.
Di tengah kesibukan itu, Ahmad Supariady, General Manager DAMRI Cabang Jayapura, berdiri mengawasi secara detail para teknisi di Kantor Damri yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Senin (1/12).
Adapun DAMRI Cabang Jayapura menyiapkan sebanyak 32 unit kendaraan untuk melayani perjalanan mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 di wilayah Papua. Dari jumlah tersebut, 20 unit diantaranya khusus digunakan untuk program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Papua.
Program mudik gratis DAMRI akan melayani empat rute utama, Biak-Supiori, Jayapura-Sarmi, Jayapura-Senggi (Keerom), serta Jayapura-Lere-Taja (Kabupaten Jayapura).
Ahmad mengatakan, meski sarana angkutan sudah disiapkan, program ini masih bersifat rencana dan belum difinalkan. “Rencana mudik gratis ini berlaku pada 20 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, namun ini sebatas rencana dan belum final,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (1/12).
Dijelaskan, rincian kuota penumpang yang akan diangkut pada program mudik gratis, yaitu Jayapura-Sarmi sekitar 3.720 orang, Jayapura-Senggi (Keerom) sekitar 900 orang, Jayapura-Lere-Taja sekitar 456 orang dan Biak-Supiori sekitar 900 orang.
Untuk rute Jayapura-Sarmi, DAMRI menetapkan jadwal keberangkatan pukul 08.00 WIT dari Terminal Entrop, serta keberangkatan sore pukul 17.00 WIT. Begitu juga dengan Sarmi-Jayapura, jam keberangkatan 08:00 WIT dari Kantor Pemasaran DAMRI dan naiknya di Pasar Mararena, Sarmi. Untuk keberangkatan sore, pukul 17:00 WIT
Page: 1 2
Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…
Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…
Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…
Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…
Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…