Karena langsung berbatasan dengan Samudra Pasifik, ombak di pantai ini relatif lebih besar dibandingkan pantai-pantai lain di kawasan Depapre. Namun justru karakter alam inilah yang memberikan pesona tersendiri bagi para pengunjung. Tak jauh dari pantai, mengalir sungai kecil dengan air sebening kaca yang bermuara langsung ke laut. Banyak wisatawan memilih berendam di sungai tersebut sambil menikmati kesejukan air pegunungan yang berpadu dengan semilir angin pantai.
Keindahan itulah yang membuat wisatawan dari berbagai daerah seperti Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura hingga Keerom rela menempuh perjalanan panjang untuk datang ke Yongsu Spari. Salah satunya adalah Marlin, seorang pengunjung asal Kota Jayapura. Ia mengaku perjalanan yang cukup melelahkan tidak sebanding dengan pengalaman yang didapatkan saat tiba di lokasi.
“Kami berangkat dari Kota Jayapura sekitar pukul sembilan pagi dan tiba di sini sekitar pukul dua belas siang. Memang perjalanannya panjang, tetapi setelah sampai, kami benar-benar puas,”ujarnya.
Menurut Marlin, potensi wisata Yongsu Spari sangat besar dan layak mendapat perhatian lebih, terutama terkait akses jalan dan fasilitas penunjang wisata.
Ia berharap ke depan tersedia homestay atau penginapan sederhana yang dikelola masyarakat setempat sehingga wisatawan dapat menikmati suasana kampung lebih lama tanpa harus terburu-buru pulang.
“Kalau ada penginapan dengan harga terjangkau tentu sangat bagus. Wisatawan bisa menginap dan menikmati keindahan tempat ini lebih lama,” katanya lagi.
Potensi besar Yongsu Spari juga mendapat perhatian serius dari Bupati Jayapura, Yunus Wonda. Ia mengaku telah beberapa kali mengunjungi kampung tersebut, baik untuk melakukan pemantauan pembangunan maupun menikmati langsung keindahan alamnya.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh berhenti pada upacara dan seremoni tahunan. Di Papua, tantangan…
Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kota Jayapura. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota…
"Rencana aksi hari ini sebenarnya mungkin ada hal-hal yang kurang menyenangkan di hati beberapa orang…
Kegiatan yang diikuti para kepala daerah dari berbagai kota di kawasan Indonesia Timur tersebut menjadi…
Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…
Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…