

Tumpukan sampah di pesisir Kampung Kayu Batu, Sabtu (21/6) lalu. Sampah kiriman dari masyarakat di Kota Jayapura ini juga dirasakan sejumlah kampung yang ada di pesisir Kota Jayapura. (foto:Jimi/Cepos)
Keresahan Warga Kampung di Pesisir Pantai Soal Sampah Kiriman di Kota Jayapura
Dari rangkaian kunjungan turun kampung (Turkam) di sejumlah kampung adat, khususnya di daerah pesisir Kota Jayapura, hampir semua mengeluhkan sampah kiriman dari kota yang hanyut di Sungai dan terhambur kampung mereka.
Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura
Masyarkat di Kota Jayapura yang tinggal di darat, selama ini mungkin banyak yang belum menyadari, bahwa akibat membuang sampah sembarangan, warga di pesisir pantai terkena dampaknya. Tak hanya itu, sampah-sampah juga sering menghiasi daerah wisata pantai yang ada di Kota Jayapura.
Beberapa kampung pesisir yang mengeluhkan dampak sampah kiriman ini, mulai dari Kampung Nafri, Tobati, Enggros, Distrik Abepura, Kayo Pulau hingga Kampung Kayu Batu di Distrik Jayapura Utara. Upaya pembersihan pantai sering dilakukan, namun kurangnya kesadaran warga kota dalam membuang sampah, akhirnya sampah hanyut dan terdampar di kampung mereka lagi.
Terutama pasca banjir, ketika angin kencang dan gelombang laut naik, kondisi tumpukan sampah sering di sejumlah kampung pesisir ini. Kondisi inipun mendapatkan kecaman dari masyarakat kampung pesisir pantai, terhadap oknum warga yang membuang sampah di sembarang tempat terutama di wilayah perkotaan.
Melihat kondisi itu terus terjadi di kampung tersebut, warga akhirnya menyampaikan keluhannya kepada Walikota Jayapura, Abisai Rollo. Keluhan ini menyoroti masalah lingkungan yang serius dan membutuhkan perhatian segera dari Pemerintah kota (Pemkot).
Dari pantauan Cenderawasih Pos, seperti di Kayu Batu tumpukan material yang terdampar di pinggir pantai kampung tersebut berupa batangan kayu kecil hingga sedang, buah kelapa, botol minuman, hingga aneka jenis sampah plastik lainnya terlihat di sana-sini. Tak hanya itu dampak dari banyaknya sampah tersebut kondisi air laut pun tampak berubah warna menjadi hitam pekat dan coklat.
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…