Ke depan, dukungan pendidikan juga diharapkan melalui program Pace atau Kartu Pelajar Cerdas. Program tersebut diharapkan membantu kebutuhan pendidikan yang selama ini masih menjadi tanggungan orang tua, termasuk biaya komite sekolah.
Ana menilai berbagai kemudahan itu berpotensi meningkatkan minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SNK Pariwisata Papua. “Jika program ini berjalan dengan baik, tahun depan pasti peminatnya lebih banyak karena ada kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh pemerintah secara gratis,” katanya.
Ana menjelaskan, SNK Pariwisata Papua memiliki sejarah panjang. Sekolah tersebut berdiri sejak 1961 tepatnya 4 November dan sebelumnya dikenal sebagai Sekolah Keputrian. Seiring waktu, nama dan bentuk pendidikannya mengalami beberapa perubahan hingga berkembang menjadi sekolah yang berfokus pada bidang pariwisata. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG 725/WRG Letkol Inf Muhamad Safril menyatakan meskipun saat iniTNI/POLRI sedang diberikan…
Kenapa Minuman Manis Kurang Tepat Saat Haus? Saat cuaca panas, tubuh kehilangan banyak cairan melalui…
Puluhan personel gabungan dikerahkan, melibatkan Brimob Batalyon B Polda Papua Tengah, Satuan Sabhara, Satuan Narkoba,…
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menunjukan sikap…
Petugas membuntuti TN sejak dari pos penyekatan di wilayah Kwamki Narama sebelum akhirnya menyergap pelaku…
Tuntutan para pendemo tersebut sama dengan aksi demo sebelumnya yang menolak Program Strategis Nasional serta…