Categories: FEATURES

Dibuka Khusus Bagi UMKM Lokal, Berawal Dari Komunitas Reggae Papua

Melihat Salah Satu Lokasi UMKM Lokal Papua Yang Dinamakan Basecamp Cemara

Basecamp Cemara, mereka menamainya demikian, cafe ala Papua, usaha Kecil dengan lokasi punggir danau Sentani. Masih banyak yang harus dibenahi, berharap pemerintah bisa melirik. Dimana Lokasinya dan apa saja yang tersaji disana?

Laporan: Yohana _SENTANI

Basecamp Cemara merupakan sebuah lokasi spot wisata yang berada di pinggiran jalan utama Sentani – Abepura, meski lokasinya sangat strategis, tempat sebagus ini tidak disewakan mapun diperjual belikan.

Dinamakan Basecamp Cemara, karena lokasi tersebut ditumbuhi banyak pohon Cemara, dan juga pohon Alstonia scholaris, yang mana membuat tempat ini rimbun, para pengunjung bisa menikmati pemandangan Danau Sentani langsung dari sini.
Basecamp Cemara banyak dilirik para pengusaha, tetapi pemiliknya tidak pernah berniat untuk menjual lokasi tersebut.

Bertahun-tahun Basecamp Cemara ini hanya digunakan sebagai lokasi rekreasi keluarga, yang dimiliki oleh Pdt. Marthen Ohee, konon lokasi ini merupakan hasil timbunan dari material pembangunan jalan Sentani -Abepura yang materialnnya ditimbun pada lokasi tersebut, hingga jadilah Basecamp Cemara yang dapat kita nikmati saat ini

Basecamp Cemara berlokasi di pinggir Jln. Raya Sentani -Abepura, Kampung Asei Kecil, Distrik Sentani Timur, merupakan sebuah lokasi strategis yang disediakan oleh pemilik wilayah sebagai tempat usaha bagi para pelaku UMKM lokal.

Lokasi tersebut sebelumnya dibuka karena ada konser reggae yang dilakukan komunitas reggae di Papua adalah Komunitas Rasta Kribo Papua (KORK) pada 6 Februari 2025.
Setelah itu, lokasi tersebut dimanfaatkan oleh pelaku UMKM lokal yang bergabung dalam komunitas Reggae Papua untuk berusaha.

Kurang lebih 5-6 lapak yang dibuka dengan beragam jualan yang tersedia, yakni sagu bakar, roti bakar, kopi, jagung bakar dan berbagai cemilan lainnya. Pdt. Marthen Ohee pemilik Basecamp Cemara, mengakui lokasi tersebut ditawar berkali-kali oleh pengusaha untuk dibeli, namun dirinya tidak menjual lokasi tersebut.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pangkogabwilhan Diminta Evaluasi Sistem Operasi di Papua

Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…

20 hours ago

Target Sentuh Atap Langit, Temui Masjid Megah di Tepi Danau

Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…

21 hours ago

Hitung-hitungan Dana Otsus Harus Sampai Akhir Tahun

Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…

1 day ago

Pengelolaan Sagu Harus Bisa Berkelanjutan

Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…

1 day ago

Papua Lepas 840 Calon Jemaah Haji

Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…

1 day ago

Terapi Baru untuk Kanker Stadium Lanjut Kini Tersedia di Dalam Negeri

“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…

1 day ago