Categories: EKONOMI BISNIS

Pedagang di Pasar Berharap Panitia PON Gandeng Pelaku UKM

Dalam Memenuhi Kebutuhan Ikan, Ayam, Daging, Telur dan Lainnya 

JAYAPURA- Kebutuhan sembako saat PON XX Papua tentu meningkat, tidak hanya beras, ayam, daging, telur, ikan, sayur dan lainnya. Adanya PON XX tentu harus membawa dampak pada sektor pelaku usaha UMKM di pasar dan lainnya.

 Acok selaku penjual ikan di Pasar Ikan Hamadi mengaku, sampai saat ini permintaan ikan laut segar di TPI Hamadi belum terlihat meningkat, yang beli hanya pelanggan saja dari warung makan atau katering.

 Acok  berharap melalui PON XX permintaan  ikan laut bisa meningkat. Usaha katering atau bagian konsumsi PON XX juga bisa memperhatikan pedagang ikan laut, jangan sampai semua-semua didatangkan dari Jawa.

 “Kami harap penjual ikan di TPI Hamadi juga bisa dilibatkan saat PON XX mungkin kami bisa didata dan kalau ada yang butuh ikan segar kami bisa bantu carikan yang penting ada komunikasi dan koordinasi yang jelas,”ungkapnya, Senin (27/9)kemarin.

  Di tempat terpisah Imah penjual daging sapi segar Kios Barokah di jalan masuk Pasar Youtefa Abepura juga mengatakan hal yang sama bahwa menjelang PON XX kebutuhan daging segar untuk konsumsi cukup tinggi dan diharapkan panitia PON XX bagian konsumsi bisa memberikan kesempatan kepada penjual daging sapi segar untuk dapat pesanan daging. Jangan semua didatangkan dari Jawa. Panitia juga harus bisa menggandeng pelaku UKM lokal jika diminta siapkan daging sapi segar pihaknya juga mau yang penting bisa langsung dibayar .

 Menurut Imah PON XX Papua harus bisa berpengaruh terhadap pelaku UKM karena ribuan orang datang tentu membutuhkan konsumsi banyak. Kalau semua kebutuhan didatangkan dari luar Papua lalu pelaku UKM hanya menonton saja tentu perputaran ekonomi di Jayapura tidak maksimal karena uangnya dibelanjakan di luar.

 Sementara itu, Romlah penjual bumbu dapur di Pasar Youtefa Abepura mengatakan, sampai saat ini belum terlihat ada peningkatan orang  belanja di pasar. Ia bertanya apakah bahan-bahan makanan, kebutuhan lainnya untuk konsumsi PON XX didatangkan dari luar Papua. Jika ini terjadi memang PON XX ini tidak membawa kemakmuran bagi pelaku UKM Papua karena semua didatangkan dari Jawa. Termasuk ayam beku, telur Anpu, daging beku dan lainnya. Tapi setidaknya pedagang di pasar juga dibeli dagangannya. (dil/ary) 

newsportal

Recent Posts

Dorong Kolaborasi Eksekutif-Legislatif untuk Kesejahteraan Warga

  Terkait pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, Theos mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus terus…

5 hours ago

Pemkot Terima Dana Tambahan dan Kurang Bayar DBH Rp15 Miliar

  Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) Kota Jayapura, Dessy Wanggai, mengatakan DAU…

6 hours ago

Persipura Akan Hadapi Garudayaksa FC

Tim Persipura Jayapura kembali menjadwalkan laga ujicoba untuk mengukur kemampuan Boaz Solossa dan kawan-kawan selama…

7 hours ago

Tak Hanya Pemerintah, Paguyuban dan Warga Berlomba-lomba Garap Event Kemerdekaan

Susana jelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 81 di Papua terlihat semarak. Meski dengan…

8 hours ago

5 Distrik di Numfor Siap jadi DOB

Dikatakan, momentum perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kabupaten Biak Numfor sangat Istimewa karena baru…

9 hours ago

Pemkab Keerom dan PLN Geser Jaringan Listrik demi Penataan Area Wisata

Pembangunan fisik Patung Yesus di Kampung Yowong, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom kini telah rampung…

10 hours ago