Categories: EKONOMI BISNIS

Harga Komoditi Pertanian Relatif Stabil

Suasana pembelanjaan komoditi pertanian di Pasar Pharaa Sentani, Kamis (28/5) kemarin. (FOTO: Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Harga komoditi pertanian berangsur-angsur mulai normal, dikarenakan stok melimpah dan permintaan masyarakat mulai stabil.  Kondisi ini menyebabkan harga komoditi pertanian semakin terkendali, bak itu cabai rawit, bawang merah, bawang putih, tomat dan sebagainya.

 Rita salah seorang penjual komoditi pertanian di Pasar Pharaa Sentani mengatakan, saat ini harga komoditi pertanian stabil, permintaan konsumen juga stabil sedangkan stok yang pihaknya sediakan cukup melimpah. Khususnya untuk komoditi pertanian yang merupakan hasil perkebunan lokal seperti tomat, cabai rawit, cabai keriting, cabai besar, lengkuas dan kunyit.

“Cabai rawit saat ini kami jual dengan harga Rp 60 ribu/kg, cabai keriting Rp 35 ribu/kg, cabai besar Rp 40 ribu/kg, tomat Rp 7 ribu/kg. Sedangkan untuk kunyit Rp 20 ribu/kg dan lengkuas Rp 10 ribu/kg,” kata Rita kepada Cenderawasih Pos, Kamis (28/5) kemarin.

Menurutnya, kondisi serupa juga terlihat pada harga bawang merah Rp 65 ribu/kg, bawang putih Rp 50 ribu/kg, jahe 50 ribu/kg, daun sere Rp 5 ribu/ikat.

 Selain itu, Achi seorang panjual komoditi pertanian di Pasar Youtefa menjelaskan bahwa kondisi saat ini sudah kembali normal, sebelumnya rmintaan masyarakat melonjak akibat perayaan Idul Fitri sekarang sudah kembali normal.

 “Hal ini juga diikuti dengan harga barang yang tadinya ada kenaikan Rp 5 ribu- Rp 10 ribu/kg sekarang sudah kembali normal, seperti halnya cabai rawir Rp 70 ribu/kg  menjadi Rp 60 ribu, cabai keriting Rp 50 ribu menjadi Rp 40 ribu/kg, cabai besar dari Rp 40 ribu/kg menjadi Rp 35 ribu/kg dan  tomat stabil Rp 10 ribu/kg,”ujarnya.

Sementara untuk bawang merah dan bawang puti Rp 60 ribu/kg tidak ada kenaikan harga, untuk jahe saat ini masih Rp 50 ribu/kg, lengkuas Rp 10 ribu/kg sedangkan untuk sayuran harga masih sama Rp 8 ribu/ikat baik itu kangkung maupun bayam . (ana/ary)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

12 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

13 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

14 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

15 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

16 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

17 hours ago