

Para petani Arso yang berjualan dipintu masuk Pasar Youtefa Baru, Jumat (28/4) (Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Para penjual komoditi pertanian dari Arso mengeluhkan tempat jualan di Pasar Youtefa baru, pasalnya mereka terpaksa harus berjualan dijalan raya karena tidak mendapat tempat jualan yang lebih nyaman.
Seperti halnya yang diungkapkan Reni seorang petani Keerom yang juga berjualan di Pasar Youtefa maupun Pasar Youtefa Baru (Otonom) mengatakan dirinya kewalahan dalam hal memperoleh tempat jualan yang layak.
“Karena sering diusir kesana dan kemari, kami hanya bisa jualan dipinggiran jalan raya, mamang menggagu aktivitas kendaraan yang lalu-lalang tetapi kami tidak punya pilihan, “Katanya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (28/4) kemarin.
Lanjutnya, bukan hanya di pasar Youtefa baru, yang lama juga demikian, padahal jika mau dilihat para petani dari Arso yang selalu menyuplai kebutuhan komoditi pertanian untuk Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan sekitarnya.
“Kami berharap pemerintah bisa memberikan tempat jualan yang lebih nyaman bagi kami para petani Keerom untuk dapat berjualan guna membantu bergeraknya aktivitas perekonomian,”Tambahnya.
Terkait dengan harga komoditi pertanian menurutnya, saat ini harga komoditi pertanian masih sama dengan harga sebelumnya, yakni cabai rawit Rp 80 ribu- Rp 90 ribu/kg, tomat Rp 10 ribu/kg, bawang merah Rp 50 ribu/kg dan bawang putih Rp 40 ribu/kg, harga sayuran rata 5 ribu/ikat. (ana/gin)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…