Para penumpang kelas ekonomi menikmati fasilitas KM. Kalud yang disediakan PT Pelni, Selasa (27/2) lalu. (FOTO:Yohana/Cepos)
JAYAPURA – PT. Pelni terus berinovasi meningkatkan pelayanan bagi para penumpang dari Sabang – Merauke. Meski tidak dapat dilakukan sekaligus, tetapi Pelni berjanji pembenahan kapal-kapalnya akan dilakukan secara bertahap demi kepuasan penumpang.
Dari 26 kapal putih yang dioperasikan Pelni, satu persatu dibenahi, mulai dari kamar mandi atau WC, dapur hingga tempat tidur.
Vice President Usaha Angkutan Penumpang Komersial & Penunjang, Berryl A. Insanul Firdaus menjelaskan, Pelni memiliki tiga program utama yang gencar dilaksanakan, yaitu pertama Experience yaitu melakukan edukasi tentang kapal terhadap anak usia dini, menggelar kegiatan di atas kapal, memanfaatkan ruang kosong untuk disewa pelaku usaha dan sebagainya.
Tugas kedua yaitu Pelni Plus yaitu memberikan fasilitas tambahan kepada para penumpang, diantaranya menyediakan fasilitas wifi (Seawife), hiburan, menyediakan bantal, selimut dan handuk pada penumpang kelas.
Dan yang ketiga adalah manfaatkan traffic penumpang, dengan mengelola pemasangan branding iklan sebuah prusahaan atau produk di area dinding kapal.
“Tiga program ini adalah usaha komersial yang kami lakukan. Selain fungsi dan tugas Pelni melayani para penumpang. Setidaknya kita juga harus memberikan pelayanan terbaik, agar penumpang juga semakin nyaman menggunakan Kapal Pelni, ” terangnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (27/2) kemarin.
Diakuinya, semenjak adanya management baru, maka Pelni dituntut meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dari Sabang – Merauke.
Menurutnya, untuk pengelolaan jasa komersial Pelni sendiri, baru dilakukan pada tahun 2023, semenjak adanya pergantian logo Pelni, pergantian warna dan sebagainya.
Meski terhitung baru mau dikembangkan, tetapi Pelni optimis hal ini akan membantu Pelni dari segi peningkatan omset, karena jika dilihat dengan usia kapal Pelni yang rata-rata 20 tahun ke atas serta keterbatasan armada, maka dibutuhkan biaya operasional dan perawat yang jauh lebih tinggi.
‘’Dibandingkan membeli kapal baru, secara otomatis jika hanya mengharapkan Pendanaan Modal Negara (PMN) terbatas, untuk keperluan operasional kapal, untuk itu Pelni harus berinovasi guna meningkatkan omset serta memberikan pelayanan lebih kepada para penumpang,’’tandasnya. (ana/ary)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…
Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…
Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…
Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…
Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…
Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…