

Terminal Head Pelindo Jayapura Tulus Prasetyo saat memberikan materi terkait pengenalan Pelindo kepada siswa-siswi SMA Negeri 5 Jayapura, Selasa (28/2).
JAYAPURA – Terkait dengan upaya pengenalan Pelindo dan tugas Pelindo kepada siswa-siswi SMA Negeri 5 Jayapura, sekaligus menjalankan program dari Kementrian BUMN, Pelindo lakukan kegiatan Pelindo Belajar.
Terminal Head Pelindo Jayapura Tulus Prasetyo menjelaskan, pemilihan SMA Negeri 5 Jayapura, ini juga berdasarkan seleksi yang dilakukan dan juga ada salah satu Alumni SMA Negeri 5 yang memiliki jabatan di Pelindo Jayapura.
Sehingga pemilihan sekolah ini, diharapkan alumni ini bisa memberikan motivasi bagi adik-adiknya, agar melalui kegiatan Pelindo Mengajar, Anak-anak didik ini bisa belajar lebih giat lagi dan bisa bekerja seperti seniornya.
“Sebenarnya kegiatan Pelindo mengajar ini kami, ingin menekankan kepada para siswa-siswi untuk memperluas pengetahuan mereka terkait dunia kerja yang tidak monoton menjadi PNS, TNI, Polri, tetapi di Pelindo juga bisa memilih peluang kerja, ” katanya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (28/2).
Dia juga menjelaskan, selain itu juga untuk memberikan informasi terkait paket itu Pelindo, bagaimana tugas Pelindo, dan sebagainya.
“Ini juga merupakan program tanggung jawab sosial kami kepada lingkungan, dalam bentuk CSR dimana tidak hanya memberikan motivasi bagi para pelajar, juga memberikan bantuan untuk menunjang proses belajar mengajar di SMA Negeri 5 Jayapura, ” Tambahnya
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Jayapura, Agustina Theisia mengatakan, dengan adanya program Pelindo Mengajar, para siswa mengetahui apa itu Pelindo.
“Dan yang paling penting adalah anak-anak menambah wawasan dunia kerja, agar setelah selesai dari sekolah anak-anak bisa mengetahui jurusan apa saja yang dibutuhkan untuk mendaftar di Pelindo,”Pungkasnya.(ana/gin)
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…