

Sinergi BPH Migas dan DPRI di Horison Ultima Entrop, yang melibatkan pengusaha SPBU, penjual BBM eceran, dinas-dinas terkait dan seluruh anggota BPH Migas, Senin (26/6) kemarin. (FOTO:Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Terkait dengan penyaluran BBM satu harga dan ketersediaan stok BBM serta konsumsi BBM tepat sasaran, BPH Migas bersama DPR RI mengadakan sosialisasi yang melibatkan pemerintah, penguasa SPBU, pemgecer, dan juga masyarakat di Hotel Horison Ultima, Senin (26/6) kemarin.
Komite BPH Migas, Yapit Sapta Putra mengatakan, salah satu tugas BPH Migas adalah mengawal penyaluran BBM Satu Harga. Ini merupakan hal yang sangat bagus. Program ini merupakan gagasan Presiden RI Joko Widodo, yakni mendistribusikan BBM Satu Harga tanpa terkecuali di seluruh Indonesia.
“Dalam pelaksanaannya memang tidak mudah seperti yang dibayangkan. Dalam penyaluran BBM Satu Harga ini khusus Maluku-Papua mendapat jatah penyaluran paling banyak. Ada sekitar 152 lembaga penyalur BBM Satu Harga, yang mana untuk Papua ditargetkan sampai 2024 sebanyak 83 lembaga penyalur dan baru terealisasi 53 titik lembaga penyalur, “ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (26/6) kemarin.
Diakuinya, untuk Papua dari tahun 2017-2023 target lembaga penyalur BBM Satu Harga yang sudah terealisasi sebanyak 53 penyaluran masih tersisah 30 titik lagi, yang masih terus dikerjakan. Untuk dapat menembus target tersebut, membutuhkan kerjasama dari semua pihak, baik pemerintah, masyarakat dan sangat diharapkan faktor keamanan bisa terus terjaga.
“Mudah-mudahan program BBM satu harga ini bisa terlaksana dengan baik dan sesuai dengan batas waktu yang ditentukan kepada kami maupun Pertamina yang merupakan mitra kami,” terangnya.(ana/ary)
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…