

JAYAPURA-Menyambut tahun ajaran baru, Astra Motor Papua selaku main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Papua dan Papua Barat menghadirkan promo khusus. Melalui BeAT to School, dengan Down Payment (DP) yang semakin terjangkau, setiap orang bisa membeli sepeda motor Honda.
Manager Marketing Astra Motor Papua, Elang Samodra menjelaskan, untuk DP Honda BeAT Street dari Rp 3,7 juta menjadi Rp 3.3 jutaan. Kemudian untuk New Honda BeAT dari Rp 3, 6 juta menjadi Rp 3,2 juta.
“Dengan potongan DP yang semakin terjangkau, silahkan langsung bawa pulang kendaraan Honda,” ujar Elang dalam rilisnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (25/7) kemarin.
Diakuinya, Astra Motor Papua selalu mencoba memahami kebutuhan masyarakat. Seperti pada momen ketika anak-anak mulai kembali bersekolah.
“Promo BeAT to School ini pastinya mendukung untuk aktivitas belajar siswa. Entah itu untuk orang tua mengantar anaknya atau untuk siswa sendiri yang telah memiliki SIM,” ujar Elang.
Dikatakannya promo ini berlaku mulai Minggu (16/7) sampai Senin (31/7). “Honda BeAT memang menjadi salah satu kendaraan favorit. Jadi masih ada kesempatan untuk mendapatkan promo BeAT to School ini,”ungkapnya.
Untuk mendapatkan promo ini cukup mudah, hanya perlu datang ke dealer resmi Astra Motor Papua. Bisa juga menghubungi media sosial Astra Motor Papua baik Facebook maupun Instagram Honda_papua, atau melalui web www.motorku.id untuk informasi lebih lanjut mengenai promo ini.
“Bisa juga memanfaatkan aplikasi Motorku X. Berbagai layanan lain yang memudahkan para konsumen Honda bisa dilihat juga melalui aplikasi Motorku X ini,” pungkasnya. (ana/ary)
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…