Categories: EKONOMI BISNIS

Pertamina Rangkul UMKM melalui Program Kemitraan

Suasana para mama-mama pengrajin noken saat memproduksi nokennya, Kamis (25/4) kemarin.( FOTO : Pertamina for Cepos)

JAYAPURA – PT Pertamina (Persero) – Marketing Operation Region VIII melaksanakan Program Kemitraan (PK) bagi masyarakat di wilayah operasi MOR VIII Maluku- Papua, sebagai wujud tanggung jawab sosial dan bina lingkungan. 

 Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR VIII PT Pertamina (Persero), Brasto Galih Nugroho mengatakan, Program Kemitraan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil mitra binaan agar menjadi tangguh dan mandiri, sekaligus berkontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah operasi Pertamina. Dalam hal ini Pertamina memberikan apresiasi kepada para pengrajin noken.

 “Pertamina memberikan apresiasi kepada Mama Ibera atas perkembangan usaha kerajinan noken khas Papua. Ini merupakan salah satu bukti kalau usaha lokal juga dapat bersaing dengan produk kerajinan. Selain itu juga ada dampak ekonomi yang positif bagi mitra binaan dan masyarakat di sekitarnya ” ujar Brasto kepada Cenderawasih Pos dalam rilisnya, Kamis (25/4) kemarin.

 Pihaknya berharap agar lebih banyak lagi usaha-usaha kecil menengah di wilayah Maluku dan Papua yang dapat berkembang melalui Program Kemitraan.  dengan memanfaatkan seluruh sektor, Program Kemitraan dapat menghasilkan mitra binaan yang unggul dan sukses, sehingga mampu memberikan hasil maksimal dan membuat masyarakat menjadi semakin kreatif dalam memenuhi kebutuhannya. 

 Lebih dari itu, mereka juga mampu untuk menghasilkan produk atau jasa yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

 Sementara itu, salah satu mitra binaan PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII, Rumah Kerajinan Nabua Kebua yang dikelola oleh Ibera Wenda, merupakan mitra binaan Pertamina yang telah berhasil merasakan manfaat dari keikutsertaan dalam Program Kemitraan. 

 Ibera Wenda (54) atau kerap disapa Mama Ibera, mengelola bisnis industri _handycraft_ bernama Nabua Kebua di wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura.  Home industry ini memproduksi noken/tas khas Papua yang terbuat dari kulit kayu dan Batang Anggrek, lukisan dari ukiran kulit kayu, koteka, serta aksesoris kalung dan gelang khas Papua. Mama Ibera juga menerima pesanan Noken Custom sesuai keinginan pelanggan seperti Rompi Noken, Lamp Noken, dan baju adat Papua.(ana/ary)

newsportal

Recent Posts

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

2 hours ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

3 hours ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

3 hours ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

4 hours ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

4 hours ago

Bekerja Bukan Lagi Soal Ideal, Tapi Kebutuhan yang Tak Bisa Ditunda

Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…

5 hours ago