Categories: EKONOMI BISNIS

Harga Cabai Rawit Semakin Melonjak

Penjual bumbu dapur di Pasar Youtefa Abepura, Senin (22/3). ( FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Harga cabai rawit di pasaran kini semakin melonjak tinggi. Di mana harga cabai rawit di Pasar Sentral Hamadi, Pasar Youtefa Abepura, Pasar Baru Youtefa Kotaraja sekarang sudah mencapai Rp 155 ribu /kg. Sedangkan cabe padang Rp 70-80 ribu/kg, padahal sebelumnya Rp 45 ribu/kg dan cabe merah besar Rp 50 ribu/ kg.

  Hamzah penjual bumbu dapur dan sayur di Pasar Youtefa Abepura mengatakan, harga cabai rawit semakin naik.  Sebelumnya sudah Rp 130 ribu/ kg, tapi kini naik lagi menjadi Rp 155 ribu/kg.

Naiknya harga cabai rawit ini diakibatkan tidak adanya pengiriman cabai  rawit dari Makassar dan Merauke, sehingga pasokan cabai rawit dari Arso, Kabupaten Keerom tidak mencukupi dan mempengaruhi harga di pasaran.

Hal senada juga dikatakan Mustika,  penjual bumbu dapur dan sayur di Pasar Sentral Hamadi bahwa harga cabai rawit kini semakin menggila, disamping memang stoknya tidak banyak, namun kebutuhan cabai rawit di masyarakat sangat tinggi, karena cabai rawit tidak hanya dibutuhkan masyarakat, tapi banyaknya warung makan, perhotelan dan Cafe.

  Oleh sebab itu, jika tidak ada langkah yang diambil pemerintah, tentu  harga cabai rawit tetap mahal.

Sementara itu, Ramli penjual bumbu dapur dan sayur keliling mengakui, jika harga cabai rawit mahal tentu banyak pembeli yang mengeluh karena biasanya harga cabe rawit beli Rp 5000 / bungkus sudah bisa untuk masak, tapi kini harus membeli dengan harga Rp 10.000 / bungkus dan tentu juga modal yang dikeluarkan dalam membeli cabai  rawit juga besar.(dil/ary)

newsportal

Recent Posts

BTM Soroti Fair Play, Desak Evaluasi Wasit dan VAR di Liga 2

Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…

5 hours ago

Sayangkan Aksi Demo yang Berdampak Libur Sekolah

ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…

5 hours ago

Wamenkes: 90 Persen Kasus Malaria Nasional Berasal dari Papua

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…

6 hours ago

Pemkot Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…

6 hours ago

Tanah Diselesaikan Sesuai Prosedur, Bupati Mohon Sekolah Jangan Dipalang

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…

7 hours ago

Provinsi Papua Pegunungan Dapat Porsi Dana Otsus Paling Kecil

"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…

7 hours ago