

Teknisi motor Honda saat mengecek kondisi kendaraan customer (foto:Humas Astra Motor Papua for Cepos)
Merawat Motor Saat Cuaca Panas Ala Honda Papua
JAYAPURA – Suhu panas yang melanda Indonesia bisa memberikan tantangan tersendiri bagi para pengendara sepeda motor. Kondisi motor yang tidak prima terutama di cuaca panas dapat membuat pemiliknya kesal dan galau.
Jangan sampai lantaran malas melakukan perawatan, kendaraanmu terpaksa pensiun dari jalanan. Atau ketika dikendarai malah ngadat di tengah jalanan.
Manager Service Astra Motor Papua, Harry Pranata mengatakan, perlu diketahui ada 5 bagian yang perlu diberi perhatian ekstra saat motor sering terpapar cuaca panas.
Pertama Bodi Motor : Ketika motor terpapar sinar matahari dalam jangka waktu yang terus menerus dapat menyebabkan penurunan kualitas warna bodi motor. Untuk menjaga agar tidak terjadi, cucilah motor secara rutin dengan menggunakan sabun khusus kendaraan bermotor terpercaya yang dijual di pasaran.
Selain hal tersebut, meletakan kendaraan di posisi yang teduh juga jadi solusi dalam mengatasi hal ini. Seperti telah banyak diketahui saat kemarau datang cuaca akan menjadi sangat terik dan kondisi itu bisa mempengaruhi cat pada kendaraan. Pasalnya, radiasi sinar ultraviolet (UV) sangat berpotensi merusak lapisan cat, sehingga bisa menjadikan kendaraanmu akan memudar atau bahkan menguning.
Kedua Bearing Roda : Saat kondisi panas berkepanjangan, biker juga perlu memeriksa kondisi bearing roda atau yang sering disebut dengan klaher. Selain sering melewati jalanan yang rusak, suhu panas juga dapat mengakibatkan pelumas bearing dan seal mengeras akibat memuainya kedua komponen tersebut.
Ciri-cirinya, roda depan tidak berputar secara halus dan terdengar bunyi. Salah satu solusinya adalah mengganti seal pada bearing apabila sudah terlihat getas, serta tambahkan pelumas atau gemuk pada roda-roda bearing motor.
Ketiga Tekanan Ban : Tips lain dalam merawat kendaraan ketika masuk musim kemarau adalah memastikan tekanan ban motor sudah sesuai standar. Seperti yang telah banyak kita ketahui, akibat suhu panas pada umumnya akan mempengaruhi tekanan angin dalam ban.
” Hal ini dapat diatasi dengan melakukan pengecekan kondisi tekanan ban sesering mungkin atau setidaknya sebelum berkendara. Selain itu, sesuaikan tekanan ban dengan standard yang ditentukan oleh pabrikan,
Keempat Ban : Berikan perhatian lebih pada kondisi ban. Ban motor yang terkena suhu panas yang terus menerus dapat mempercepat penurunan kualitas ban seperti tekstur ban yang terlihat pecah pecah atau getas. Hal ini dapat diatasi dengan melakukan penggantian ban lama dengan yang baru apabila tekstur ban sudah terlihat retakan yang besar untuk mendapatkan kenyamanan saat berkendara.
Kelima Rantai Motor : Udara panas yang menyengat juga dapat menyebabkan pelumas pada rantai bisa mengering dengan lebih cepat sehingga kerja rantai tidak halus. Kinerja rantai dapat berkurang, rantai akan cenderung akan mengeluarkan bunyi kasar saat bekerja dan rantai dapat menjadi kaku.
“Hal ini dapat dihindari dengan melakukan pemeriksaan dan perawatan berkala, seperti melumasi rantai dengan Chain Lub yang direkomendasikan, serta atur kekenduran rantai yang tertera pada stiker swing arm motor“ tandasnya(dil/ary)
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…
Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…