Jan tak menampik bahwa di sisi lain, pengusaha kontraktor akan terdampak dengan adanya efisiensi anggaran. Oleh sebab itu, para pengusaha yang bergerak di bidang kontraktor bisa mengambil peluang dalam program MBG.
“Mereka bisa mengerjakan apa yang bisa dikerjakan dan diambil dalam program MBG, meski secara margin kecil untungnya beda dengan sektor pekerjaan infrastruktur, namun ini membantu pengusaha agar tetap bertahan di tengah situasi perekonomian yang terjadi saat ini,” ujarnya.
“Jika hal ini bisa dilakukan dengan baik, maka pelaku usaha maupun pengusaha bisa eksis dan bisa membantu meningkatkan perekonomian di Papua, khususnya Kota Jayapura,” sambungnya.
Kata Jan, dengan adanya pemangkasan anggaran, mau tidak mau semua harus membiasakan hidup dengan kondisi yang ada. Termasuk bisa berinovasi dan membaca peluang yang ada. (dil/fia).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…
Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…
Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…