Jan tak menampik bahwa di sisi lain, pengusaha kontraktor akan terdampak dengan adanya efisiensi anggaran. Oleh sebab itu, para pengusaha yang bergerak di bidang kontraktor bisa mengambil peluang dalam program MBG.
“Mereka bisa mengerjakan apa yang bisa dikerjakan dan diambil dalam program MBG, meski secara margin kecil untungnya beda dengan sektor pekerjaan infrastruktur, namun ini membantu pengusaha agar tetap bertahan di tengah situasi perekonomian yang terjadi saat ini,” ujarnya.
“Jika hal ini bisa dilakukan dengan baik, maka pelaku usaha maupun pengusaha bisa eksis dan bisa membantu meningkatkan perekonomian di Papua, khususnya Kota Jayapura,” sambungnya.
Kata Jan, dengan adanya pemangkasan anggaran, mau tidak mau semua harus membiasakan hidup dengan kondisi yang ada. Termasuk bisa berinovasi dan membaca peluang yang ada. (dil/fia).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Gebyar Pajak 2026 yang digelar di halaman Kantor Bapenda Papua, Kamis, 13 Agustus 2026,…
Menindaklanjuti arahan Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda)…
Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jayapura Kota menangkap dua pemuda berinisial J.W (18) M.P (18)…
Ribuan personel tersebut terdiri dari unsur TNI, Polri, serta aparatur Pemerintah Daerah (Pemda) tingkat…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan progres pembangunan kantor Gubernur Papua…
Asep mengatakan, dalam pelaksanaan upacara tersebut, seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil…