Jan tak menampik bahwa di sisi lain, pengusaha kontraktor akan terdampak dengan adanya efisiensi anggaran. Oleh sebab itu, para pengusaha yang bergerak di bidang kontraktor bisa mengambil peluang dalam program MBG.
“Mereka bisa mengerjakan apa yang bisa dikerjakan dan diambil dalam program MBG, meski secara margin kecil untungnya beda dengan sektor pekerjaan infrastruktur, namun ini membantu pengusaha agar tetap bertahan di tengah situasi perekonomian yang terjadi saat ini,” ujarnya.
“Jika hal ini bisa dilakukan dengan baik, maka pelaku usaha maupun pengusaha bisa eksis dan bisa membantu meningkatkan perekonomian di Papua, khususnya Kota Jayapura,” sambungnya.
Kata Jan, dengan adanya pemangkasan anggaran, mau tidak mau semua harus membiasakan hidup dengan kondisi yang ada. Termasuk bisa berinovasi dan membaca peluang yang ada. (dil/fia).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Cukup banyak warga korban kebakaran yang menempatinya. Sebagian besar adalah warga yang masih berkeluarga,…
Insiden berdarah di Bundaran Petrosea itu menimpa dua orang pelajar. Kedua korban mengalami luka tembak…
Merespon terkait dengan putusan MK tersebut Pengamat Kebijakan Publik sekaligus akademisi, Dr. Methodius Kossay, S.H.,…
Seorang pekerja (ABK) tewas dengan kondisi mengenaskan saat menurunkan kapal yang selesai diperbaiki ke sungai.…
Ps. Kanit 1 Subdit Audit Direktorat Pengamanan Objek Vital AKP Muhammad Ridwan, mengataakn bahwa…
Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Papua Selatan Apolo Safanpo mengimbau seluruh kader Partai Golkar…