

*Penerbangan Hanya 3 Kali Seminggu
JAYAPURA – Terkait dengan permintaan penumpang yang cukup tinggi khususnya penerbangan di daerah pegunungan, Trigana Air akui pembukaan akses penerbangan 3 kali dalam seminggu belum dapat menanggulangi permintaan penumpang yang tadinya 3 kali dalam sehari.
Manager Trigana Air Cabang Jayapura, Budiono menjelaskan, semenjak akses penerbangan dibuka kembali, permintaan penumpang baik yang ke daerah pegunungan maupun yang datang ke Jayapura sangat banyak. Hanya saja dengan pelayanan 3 kali penerbangan dalam seminggu ini belum dapat memenuhi permintaan penumpang.
“Kami sebelumnya melayani sehari 3 kali penerbangan ke Wamena – Jayapura PP dan juga kedaerah lainya. Hanya saja semenjak Covid-19 ini memang dibatasi menjadi 3 kali dalam seminggu. Dengan situasi normal saja kami kewalahan melayani permintaan penumpang apalagi dengan saat ini, kondisi dibatasi 3 kali dalam seminggu pastinya hal ini sangat berpengaruh ke kami,”ungkap Budiono kepada Cenderawasih Pos, Rabu (15/7) kemarin.
Jika dengan kondisi saat ini jadwal penerbangan dibatasi atau dikurangi, secara otomatis penumpang juga menjadi tambah banyak dari biasanya. Meski demikian dalam melayani permintaan penumpang, pihaknya tetap memperhatikan protokol kesehatan pandemi Covid-19 yang diterapkan oleh pemerintah.
Semua penumpang juga wajib mengikuti Juknis yang ditentukan oleh Pemprov dalam hal ini terkait dengan surat rapit test dan kelengkapan berkas lainnya. Jika tidak demikian pihaknya tidak melayani penumpang tersebut membeli tiket atau berangkat sampai berkas yang diminta dilengkapi.
“Sampai dengan saat ini masyarakat patuh dalam hal menjalankan peraturan yang diberikan dari pemerintah. Dapat kami pastikan juga bahwa meski permintaan tiket atau penumpang meningkat harga tiket yang kami jual tetap sama yaitu Rp 836 ribu/orang,” terangnya. (ana/ary)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…