Categories: EKONOMI BISNIS

Fokus Tingkatkan Pelayanan, Trigana Tidak Hapus Free Bagasi

Bustomi Eka P. (FOTO : Yohana/Cepos)

JAYAPURA –Kebijakan bagasi berbayar bagi maskapai bertarif rendah atau Low Cost Carrier (LCC) yang sudah mulai diterapkan beberapa jasa penerbangan di Indonesia, seperti halnya Lion, Wings dan Citilik, nampaknya tidak berlaku bagi Trigana Air.

 General Manager TriganaAir Service Wilayah Papua, Bustomimengatakan, kebijakan penghapusan free bagasi yang telah diterapkan oleh maskapai lain tersebut tidak berlaku bagi Trigana Air. Pelayanan yang pihaknya sediakan masih tetap seperti biasa.

“Kami tidak ada rencana mengenakan bagasi berbayar ke penumpang, alasannya karena kami fokus melayani masyarakat. Jangan sampai adanya kebijakan tersebut malah membebani masyarakat,” kata Bustomi kepada Cenderawasih Pos, Kamis (14/2) kemarin.

  Pihaknya masih tetap menerapkan peraturan yang ada selama ini, free bagasi disesuaikan dengan jenis pesawat. Jika pesawatnya boeing free bagasinya 20 kg, sedangkan ATR sebesar 10 kg.

  “Ini ketentuan kami selama ini, tidak ada perubahan lainnya. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir mengenai kebijakan penghapusan free bagasi, karena kami Trigana masih menggunakan kebijakan kami saat ini,” jelasnya.

 Diakuinya,  meski harga avtur tidak stabil, pihaknya juga tidak bisa seenaknya menaikkan harga tiket, karena semuanya sudah diatur oleh pemerintah.

“Sedangkan untuk kebijakan free bagasi merupakan kebijakan dari pusat, sementara itu rute yang kami layani juga bukan rute panjang yang memiliki jarak tempuh yang cukup jauh seperti kea rah barat. Kami lebih fokus meningkatkan pelayanan ke masyarakat,” terangnya. (ana/ary)

newsportal

Recent Posts

Tipa Isyaratkan Gantung Sepatu

Pemain senior Persipura Jayapura, Yustinus Pae, mulai memberikan sinyal untuk mengakhiri karier profesionalnya sebagai pesepak…

3 hours ago

Ingatkan Pemutaran Film Pesta Babi Harus Sesuai Aturan

Aksi pembubaran nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi oleh aparat TNI di sejumlah daerah…

4 hours ago

Bebas PMK, Sapi di Papua Dibayangi Brucellosis

Status bebas PMK ini menjadi modal penting bagi stabilitas pangan dan keamanan ibadah kurban di…

5 hours ago

Diyakini Bisa Mempertegas Peran OAP Menjadi Tuan di Negeri Sendiri

Revisi PP Nomor 54 Tahun 2004 tentang MRP ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat…

6 hours ago

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, Jemaah Prioritaskan Ibadah Wajib

"Kami berpesan kepada seluruh jemaah, khususnya jemaah Papua, agar mampu mengatur ritme aktivitas selama di…

7 hours ago

Kampung Yahim Terima Dana Kampung Tahap I Sebesar Rp111 Juta

Kepala Distrik Sentani, Jeck Puraro menyerahkan Dana Desa atau Dana Kampung Tahap I Tahun Anggaran…

7 hours ago