Categories: EKONOMI BISNIS

Libur Lebaran Mendongkrak Pendapataan Pelaku Usaha Wisata

JAYAPURA-Lebaran Idul Fitri 1443 H swangat memberikan dampak pertumbuhan Ekonomi pada sektor wisata di Kota Jayapura. Kendati sejak maraknya kasus Covid-19 hampir seluruh tempat wisata di Kota Jayapura tidak diberikan izin untuk beroprasi sehingga menurunya pendapatan para pelaku usaha dibidang wisata.

Namun Libur Lebaran kali ini yang aktivitas sudah dilonggarkan dan pelaku usaha dibidang wisata dibolehkan menjalankan usahanya tentu membawa angin segar dan mendongkrak pendapatak perekonomian.

Nurkila  pengelola pondok Pink di Pantai Hamadi mengatakan selama Libur Lebaran kali ini omzet mereka selama libir lebaran meningkat drastis. Dikatakanya sejak hari pertama Lebaran omzet pemasukan mereka bisa capai Rp 10 juta.

“Ya mungkin karena Lebaran tahun ini bertepatan dengan awal bulan sehingga orang masih banyak simpan uang. Dan memang bukan saja waktu libur Lebaran tempat kami ramai pengunjung tapi sejak masuk bulan Suci Ramadan kemarin,”Katanya, Sabtu (8/5)

Nurkila mengaku pengunjung di Pantai dari semua kalangan dan bahkan banyak yang dari luar Kota Jayapura seperti dari Kabupaten Keerom dan Kabupaten Jayapura.

Menurutnya selama libur Lebaran bulan ini lonjakan pengunjung yang paling tinggi terjadi pada Tanggal 7-8 Mei. Hal ini terlihat dari banyaknya pemesan tenda di tempat Nurkila.

“Hari ini (sabtu) dan Minggu  paling ramai pengunjung dan ini mungkin puncak paling ramai pengunjung selama libur Lebaran tahun ini. Omset sbelumnya tidak pernah capi Rp 10 juta perhari. Paling tinggi selama ini khususnya sebelum Lebaran hanya batas Rp 5 juta”, ungkap Nurkila.

Harga tenda ditempatnya satu paket dengan halaman parkir seharga Rp 200 ribu, sedangkan untuk kamar mandi Rp 10 ribu khusus orang dewasa dan anak anak Rp 5 ribu. “Sebenarnya kamar mandi bisa gratis, tapi karena kami juga menggunakan mesin untuk sedot air sehingga biaya untuk kamar mandi dibebankan kepada pengguna tempat,”terangnya.

Diakatakanya karena jumlah tingkatan pengunjung cukup tinggi diapun sangat memperhatikan keamanan baik dari segi tempat parkir maupun dari segi keamanan dan kenyamanan pengguna tempat.

Peningkatan omset ini  juga tidak saja terjadi pada sektor wisata, tapi juga  kepada pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar Pantai hamadai. Hal ini dikatakan oleh Meli penjual bakso di trotoar tepatnya depan pondok Pink. Meli mengaku omset penjualanya selama hari libur Lebaran  meningkat drastis dibandingkan sebelumnya. Hal demikian karena terlihat daei omzet penjualanya yang mana selama Idul Fitri 1443 H diatas Rp 1 juta perharinya.

“Alhamdulilah beruntung sekali sejak libur Lebaran jualan saya selalu habis, sebelumnya saya tidak pernah dapat Rp 2 Juta/ hari tapi sejak libur Lebaran ini sungguh luar biasa” Pungkasnya.(CR-267/gin)

newsportal

Recent Posts

Kejari Musnahkan Barang Bukti 62 Perkara Inkracht

Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…

28 minutes ago

Jumlah penduduk Provinsi Papua Capai 1,074 juta

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…

58 minutes ago

Turun ke Lokasi Kebakaran, ABR Pastikan Penanganan Darurat Terpenuhi

Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…

1 hour ago

Rupiah Bakal Perkasa Lagi! Bos BI Siapkan 7 Jurus Maut

Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…

2 hours ago

Cegah Bullying dan Rasisme, Sekolah Harus Jadi Tempat Ramah Anak

Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…

2 hours ago

11 Ribu Barang Bukti Kejahatan Dimusnahkan

Pemusnahan kali ini menyasar material sitaan dari 52 perkara tindak pidana umum dengan volume mencapai…

3 hours ago