Kata Adi, harga komoditas pertanian sewaktu-waktu bisa berubah, tergantung dari hasil panen petani dan permintaan konsumen.
“Jika ada barang kiriman harga bisa ditekan, karena stoknya melimpah. Namun ketika mengandalkan pertanian lokal, harganya bisa tinggi,” ujarnya.
Hal senada juga dikatakan Wa Ode Nur, penjual komoditas pertanian di Pasar Otonom Kotaraja. Ia mau mengaku saat Ramadan, harga cabai rawit lokal tembus Rp 100 ribu/kg
Sementara itu, untuk ketersediaan telur Anpu kiriman Surabaya dan telur lokal, ayam potong lokal, daging sapi segar lokal stoknya masih mencukupi dan harganya masih relatif stabil permintaan juga mengalami peningkatan tapi tidak signifikan. (dil/fia).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Padahal ia meyakini Papua adalah tanah injil, tanah perjanjian yang diberkati oleh Tuhan. Namun melihat…
Lonjakan kasus campak di Indonesia kembali menjadi sorotan internasional. Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)…
“Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka Erwin, diperoleh keterangan bahwa yang bersangkutan dalam menjalankan aktivitas peredaran…
Salah satu warganet menuliskan bahwa fasilitas di Otonom dibangun menggunakan anggaran negara, bukan milik kelompok…
Persipura harus kerja keras agar tidak kembali tersungkur dari Laskar Badai Pantura. Kendal Tornado FC…
‘’Untuk saat ini, hutan yang berpotensi untuk itu semuanya sudah digunakan oleh negara. Untuk program-program…