Categories: EKONOMI BISNIS

Disiapkan 350 Ribu, Papua Dipastikan Kebagian Kuota KPR Bersubsidi

JAYAPURA –Pemerintah resmi menambah kuota program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2025, dari 220 ribu menjadi 350 ribu unit rumah.

Sekretaris Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Papua, Akbar Arif membenarkan adanya penambahan kuota tersebut. “Pastinya Papua akan kebagian dari total 350 ribu unit itu. Hanya saja, untuk detail jumlah kuota, bank penyalur yang lebih mengetahui,” jelasnya di Jayapura, Kamis (2/10).

Wakil Ketua Apernas Jaya Papua, Abdul Radjab, menyambut baik kebijakan ini. Menurutnya, penambahan kuota KPR FLPP akan semakin memperluas kesempatan masyarakat memiliki rumah subsidi.

“Sebelum ada penambahan kuota saja, target penyaluran di Papua sudah terserap 50 persen. Dengan tambahan kuota ini, kami optimis semakin banyak masyarakat bisa memiliki rumah,” ujarnya.

Ia menegaskan, program ini bukan hanya menguntungkan masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi para pengembang.

“Developer tentu terbantu, namun pada akhirnya semua akan kembali pada kesiapan bank penyalur. Masyarakat yang sudah melengkapi syarat di developer, tetap menunggu keputusan pembiayaan dari pihak bank,” tambahnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

47 minutes ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

2 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

3 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

4 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

5 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

6 hours ago