Categories: EKONOMI BISNIS

Serapan Market Otomotif di Papua Belum Optimal

JAYAPURA – Bisnis otomotif di Papua, beberapa bulan terakhir mengalami penurunan, terbukti dari data faktur polisi (Fakpol) yang telah diterbitkan. Setelah dianalisa terdapat market kendaraan roda empat cenderung turun dari tahun lalu.

Ini berlaku untuk semua diler tidak terkecuali pada penjualan mobil Suzuki di PT Surya Megah Kencana (SMK), diler resmi mobil Suzuki Papua belum mengalami peningkatan signifikan hingga bulan ini dibandingkan dengan 2024.

General Manager PT SMK, Richo Wulur mengatakan hal ini disebabkan oleh faktor perekonomian yang masih lesu akibat efisiensi anggaran dan ketidakpastian politik di Provinsi Papua.

Namun, Richo optimis bahwa penjualan mobil Suzuki akan menggeliat kembali pada semester kedua tahun 2025. Mobil Suzuki masih menjadi primadona di Papua, terutama untuk mobil passenger dan mobil usaha seperti Carry Pickup.

“Masyarakat masih banyak yang mencari mobil Carry Pickup kami karena sangat cocok untuk usaha, dengan DP ringan dan angsuran ringan,” kata Richo, Sabtu (31/5).

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

23 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 day ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

1 day ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago