

Cukup Rp 150 Ribu/Orang Bisa Makan Sepuasnya
JAYAPURA – Menyambut Bulan Suci Ramadan, Hotel Aston Jayapura menyediakan paket menu berbuka puasa All Yuc Can Eat. Cukup dengan membayar Rp 150 ribu/orang, konsumen sudah bisa menikmati makanan sepuasnya.
Restaurant and Bar Manager Yanelev Pattinasarany mengatakan, di tahun 2019 ini pihaknya menyediakan paket berbuka puasa sama seperti tahun sebelumnya. Untuk di tahun ini sajian menu mulai dari menu pembuka, makan utama sampai dengan makan penutup dan juga dilengkapi dengan takjil, kolak dan sebagainya jauh lebih lengkap jika dibandingkan dengan tahun lalu.
“Meski demikian harga yang kami sediakan masih sama. Cukup dengan membayar Rp 150 ribu/orang, konsumen atau para tamu dapat makan sepuasnya. Di samping itu juga bagi para tamu yang berulang tahun di bulan puasa jika membayar 5 orang akan mendapatkan gratisan 1 orang untuk dapat menikmati paket buka puasa yang kami siapkan,” kata Yan kepada Cenderawasih Pos, Kamis (2/5) kemarin.
Lanjutnya, dengan hadirnya paket berbuka yang pihaknya sediakan, diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan bagi para umat muslim yang menjalankan ibadah puasa, selain harga yang terjangkau, pihaknya menawarkan berbagai menu pilihan yang dapat memberikan kepuasan tersendiri bagi para pengunjung.
Diakuinya, dengan melihat capaian tahun lalu, pihaknya ditahun ini menaikan target penjualan khususnya untuk menu paket berbuka puasa yang pihaknya sediakan. yang mana di tahun lalu pihaknya bisa mencapai hampir 2.000 pax dari target 1.500 pax dan tahun ini pihaknya menargetkan lebih dari 2.000 pax.
“Meski hampir semua hotel dan restoran yang menyediakan paket berbuka puasa, akan tetapi kami akan lebih mengutamakan pelayanan kami, cita rasa makan dan penyajian makan yang lebih bervariasi. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi daya tarik sekaligus juga untuk memberikan kemudahan bagi para tamu,” tandasnya.(ana/ary)
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…