Categories: EKONOMI BISNIS

Wujud Hadirkan Terang, PLN Listriki 154 Keluarga di Wilayah 3T

JAYAPURA- Dalam menghadirkan akses listrik hingga ke wilayah Tertinggal, Terluar dan Terdepan (3T), PT PLN (Persero) menyalurkan bantuan penyambungan listrik bagi 154 keluarga kurang mampu di Kabupaten Dogiyai. Hal ini dilakukan sebagai salah satu bentuk komitmen PLN dalam mewujudkan pemerataan kelistrikan di tanah Papua.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN memberikan bantuan biaya penyambungan listrik gratis kepada masyarakat di tiga kampung, yakni Kampung Putapa sebanyak 104 keluarga, Kampung Pugatadi 2 sebanyak 20 keluarga dan Kampung Yamatadi sebanyak 30 keluarga. Kini, masyarakat tersebut dapat menggunakan fasilitas kelistrikan dengan daya 450 VA di rumah masing-masing.

Kepala Kampung Yametadi, Yusak Tebai, mengucapkan rasa syukur atas penyambungan listrik yang diberikan secara gratis kepada masyarakat di kampungnya. Adanya bantuan ini membuat aktivitas masyarakat sehari-hari menjadi lebih terbantu.

  “Terima kasih kami sampaikan untuk PLN yang telah membantu kami untuk menikmati listrik. Kami dapat merasakan nyala lampu yang dipasang secara gratis dan ini sebagian besar impian masyarakat kami yang kurang mampu,”Ungkap Yusak, melalui rilis yang diterima wartawan Cenderawasih Pos, Rabu (31/8)kemarin.

Kampung Putapa, Kampung Putagadi 2 dan Kampung Yamatadi sendiri telah dilistriki oleh PLN sejak tahun 2021. Sebanyak 278 pelanggan di ketiga kampung tersebut telah merasakan manfaat masuknya listrik PLN selama 24 jam penuh setiap harinya.

Sementara itu, para keluarga penerima bantuan ini sebelumnya memaksimalkan penggunaan pelita atau menyambung listrik tetangga untuk aktivitas belajar dan penerangan rumah di malam hari. Situasi sekitar kampung menjadi lebih aman dan kondusif dengan kondisi penerangan yang semakin layak.

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nabire, Manihar Hutajulu, menjelaskan bahwa PLN memiliki tanggung jawab untuk memberikan layanan kelistrikan kepada seluruh masyarakat. Dengan program TJSL ini bertujuan agar dapat mempermudah aktivitas masyarajat, sehingga taraf hidup dapat meningkat.

“Seluruh proses penyambungan listrik kami kerjakan selama tiga bulan.  Bantuan yang diberikan selain biaya penyambungan listrik, juga meliputi pemasangan instalasi dan Sertifikat Laik Operasi (SLO),”Ungkap Manihar.(dil/gin)

newsportal

Recent Posts

Kejari Mimika Eksekusi Rp5,4 Miliar Uang Pengganti Korupsi Proyek Aerosport 

Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…

5 hours ago

Operator Bulldozer Tewas dalam Kecelakaan Kerja di Jagebob

Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…

6 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kompleks Barak Penerangan 

Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…

7 hours ago

Jalan Yongsu Sapari Jadi Salah Satu Proyek Infrastruktur Besar 2026

Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…

8 hours ago

Bupati Keerom Tegaskan Tidak Boleh Ada Sekolah Kekurangan Guru

Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…

10 hours ago

Produksi Petani Lokal Berkurang Turut Pengaruhi Inflasi Daerah

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…

11 hours ago