

Wali Kota Benhur Tomi Mano saat memimpin rapat Pemkot Jayapura bersama Forkopimda dan stakeholder terkait lainnya dalam evaluasi dan penanganan Covid 19 di Kota Jayapura, di kantor Wali Kota Jayapura, Senin (30/8) kemarin. (FOTO: Gratianus Silas/Cepos)
BTM Belum Diperbolehkan, Masih Belajar Daring dari Rumah
JAYAPURA-Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., bersepakat bersama Forkopimda Kota Jayapura, serta seluruh stakeholder terkait lainnya bahwa waktu aktivitas masyarakat dan ekonomi di Kota Jayapura dimulai pada pukul 6.00 WIT hingga 22.00 WIT.
Hal ini disepakati dalam Rapat Pemkot Jayapura bersama Forkopimda dan stakeholder terkait lainnya dalam evaluasi dan penanganan Covid-19 di Kota Jayapura, di kantor Wali Kota Jayapura, Senin (30/8) kemarin.
“Pelaku usaha mulai dari warung, toko, kafe, restoran, dan sejenisnya diperbolehkan untuk membuka usahanya hingga pukul 22.00 WIT. namun dengan tetap mematuhi dengan ketat protokol kesehatan. Termasuk juga bagi pengelola tempat wisata dan tempat hiburan malam, spa, salon, tempat cukur rambut, bar, yang beroperasi mesti mengikuti instruksi wali kota,” ungkap Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., membacakan kesimpulan Rapat Forkopimda, Senin (30/8) kemarin.
Dengan pembatasan waktu aktivitas yang telah disepakati bersama ini, maka warga tidak diperbolehkan melakukan aktivitas di luar rumah di atas pukul 22.00 WIT. Kecuali bagi pelayanan kesehatan, tugas yang berkaitan dengan Covid-19, maupun kegiatan pemerintahan yang bersifat darurat (urgent). “Operasi terpadu penertiban kegiatan masyarakat di atas pukul 22.00 WIT akan dilakukan,” tambahnya.
Sementara itu, mesikipun pemerintah pusat telah memberi sinyal agar belajar tatap muka (BTM) segera dapat dilakukan di sekolah, nampaknya Pemkot Jayapura belum mau terburu-buru. Berdasarkan kesepakatan bersama itu, BTM belum diperbolehkan sepanjang bulan September.
“TK, PAUD, SD, dan SMP tetap belajar daring dari rumah, dimana kita terus melihat perkembangan kasus di September. Kalau kasus terus turun, maka per 1 Oktober BTM kita lakukan khusus SD dan SMP dulu,” jelasnya. (gr/ana/nat)
Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan dari pertemuan itu ada sejumlah persoalan yang disampaikan langsung…
Gubernur Papua Pegunungan Dr (HC) John Tabo, SE, M.B.A menyatakan pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, kondisi kekeringan yang dipengaruhi fenomena El Niño meningkatkan kerawanan…
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya, Melke Mentang, S.H. menyatakan pemeriksaan fisik ini dilakukan untuk memastikan…
Kapolres Mimika, AKBP Alfredo A. Rumbiak, menyatakan aparat keamanan terus mengawal situasi di lapangan agar…
Pelatihan ini digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Keerom dan melibatkan operator…