Categories: MERAUKE

80 Persen Sudah Divaksin, SMAN I Merauke Siap Tatap Muka Terbatas

MERAUKE-SMAN I Merauke siap menggelar proses pembelajaran secara tatap  muka  secara terbatas. Kepala Sekolah SMAN I Merauke Serhgius Womwisor,  S.Pd, M.Pd melalui  Wakasek Kurikulum Silvanus Lantang, SPd, mengungkapkan, bahwa  tatap muka secara terbatas  ini akan mulai digelar  Senin (6/9) depan. 

   “Senin  depan, pembelajaran secara terbatas  akan kita mulai,” kata Silvanus saat ditemui  Cenderawasih Pos.

  Pembelajaran tatap muka secara terbatas ini, lanjut Silvanus dapat digelar selain karena pemerintah sudah memberikan izin untuk dilakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas juga karena dari 1.312 jumlah siswa yang ada di SMAN I Merauke, 80 persen diantaranya  sudah menerima vaksin baik suntikan I  maupun suntikan II. 

   “Selama ini  kami terus berupaya untuk mendorong anak-anak  kami yang ada di SMAN I Merauke   untuk melakukan  vaksinasi Covid di setiap ada kegiatan vaksinasi. Syukur  kepada Tuhan, bahwa  dari 1.312 siswa kami itu, 80 persen  sudah menerima vaksinasi baik pertama maupun kedua,” tambah  Kepsek SMAN I  Merauke Sergius Womsiwor. 

   Diakui  Sergius, bahwa masih ada  siswa yang tidak mau divaksin. Selain karena ada alasan  penyakit bawaan, juga karena  masih  terpengaruh dengan informasi hoax.  “Tapi kami juga terus memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada anak  didik kami pentingnya  vaksinasi,” jelasnya.  

   Silvianus menambahkan  bahwa untuk tatap muka secara terbatas tersebut akan diisi  50 persen dari jumlah siswa yang ada di setiap kelas. “Kalau kelas I akan dibagi 2 kelompok. Kelompok pertama dari setiap kelas, akan belajar selama satu minggu. Kemudian kelompok kedua belajar pada minggu berikutnya. Begitu seterusnya, dengan jam pelajaran 7 jam tapi  belajarnya hanya 30 menit setiap pelajaran, sehingga masuk  setengah 8 pagi pulang pukul 11.00 WIT,” tandasnya. (ulo/tri)   

https://www.radarmerauke.co/ratusan-warga-dinyatakan-negatif/
newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Tiga Penyakit Mematikan Ancam Warga Papua

Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…

27 minutes ago

Ratusan Bangunan dan Kendaraan Terbakar

   Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…

1 hour ago

17 Tersangka Diproses, 2 Lainnya Diselesaikan Lewat RJ

Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…

2 hours ago

TNI Bantah Terlibat Ledakan di Halaman Gereja

Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…

3 hours ago

Bupati Intan Jaya Minta TNI/Polri dan TPNPB Tidak Korbankan Warga Sipil

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…

4 hours ago

Bukan Sekedar Ancaman Fisik Tapi Juga Terhadap Simbol dan Martabat Lembaga Keagamaan

Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…

5 hours ago