Categories: BERITA UTAMA

Kasus Kematian Pertama di Nabire

JAYAPURA- Sehari pasca penerapan Adaptasi New Normal Tahap II, Juru Bicara Satgas Covid 19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., mengonfirmasi penambahan kasus kematian, Sabtu (30/8) kemarin. Menurut dr. Sumule, kasus kematian ini terjadi di Kabupaten Nabire.

“Adalah seorang laki-laki berusi 67 tahun yang dirawat di salah satu rumah sakit pemerintah di Nabire selama 18 hari dan kemudian dinyatakan meninggal dunia. Pasien didiagnosis terpapar Covid-19 dan memiliki penyakit penyerta kencing manis  dan penyakit jantung,” jelas dr. Silwanus Sumule, Sabtu (29/8) kemarin.

Dengan tambahan kasus kematian tersebut, Tim Satgas Covid-19 Provinsi Papua menyampaikan turut berbelasungkawa yang terdalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Kata dr. Sumule, Tuhan akan memberikan ketabahan, kekuatan, dan penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Selain itu, dr. Sumule juga mengonfirmasi penambahan kasus positif baru sebanyak 25 kasus, yakni 1 kasus di Merauke, 13 kasus di Mimika, dan 11 kasus di Kota Jayapura. Adapun, tambahan kasus sembuh yang dikonfirmasi 2 pasien di Mimika, 1 pasien di Kota Jayapura, dan 2 pasien di Kabupaten Jayapura.

“Kami memberikan perhatian khusus bagi kabupaten dengan penambahan kasus positif baru, secara khusus Kabupaten Nabire dengan tambahan satu kasus kematian. Harapan besar kami, protokol kesehatan harus tetap dijalankan, termasuk pula perihal pergerakkan orang yang masuk ke kabupaten Merauke, Mimika, maupun Nabire,” terangnya.

Tidak sampai di situ, sambung dr. Sumule, tracing maupun pemeriksaan, baik dengan Rapid Test maupun Test Cepat Molekuler (TCM) harus tetap dilakukan. Sampel yang diperoleh dapat dilakukan pemeriksaan PCR atau TCM untuk dapat mengetahui dengan pasti status Covid 19 dari seseorang.

“Satgas Covid 19 Provinsi Papua akan terus memberikan pendampingan dan support terhadap semua kebutuhan di tingkat kabupaten/kota,” tambahnya.

Dengan catatan ini, diketahui bahwa secara kumulatif kasus positif di Provinsi Papua telah mencapai 3.681 kasus, di mana 524 pasien (14 persen) dirawat dengan isolasi mandiri, karantina terpusat, atau penanganan di rumah sakit, 3.114 pasien telah dinyatakan sembuh (85 persen), dan dengan tambahan satu kasus kematian di Nabire, maka total kasus kematian mencapai 43 kasus (1 persen). (gr/nat)

newsportal

Recent Posts

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

9 minutes ago

Pengunjung Kurang, Pendapatan Pengelola Pantai Hamadi Merosot

   Para pengelola pantai dan penyedia jasa penyewaan pondok wisata kini harus menelan pil pahit…

5 hours ago

Festival Port Numbay 2026 Promosikan Potensi Kampung Wisata

   Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, mengatakan Festival Port…

7 hours ago

Tingkatkan Daya Saing UMKM, Pemkot Perkuat Legalitas dan Manajemen

Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM)…

8 hours ago

Disiplin dan Berintegritas Kunci Pelayanan Publik Berkualitas

  Menurut Abisai, ASN merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, setiap pegawai dituntut untuk…

9 hours ago

Lomba Gerak Jalan HUT RI  Disambut Antusias 

   Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Bobby Johanis Enos Awi,…

10 hours ago