

Sekum KONI Papua, George Weyasu. (FOTO: Erianto/ Cepos)
JAYAPURA – Meski belum mendapatkan kepastian terkait nominal dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Papua, namun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua tetap melakukan tahapan-tahapan pelaksanakan PON XXI tahun 2024 yang dilaksanakan di Aceh dan Sumatera Utara.
Rabu (29/5) kemarin, KONI Papua kembali melakukan rapat bersama dengan seluruh bidang-bidang, termasuk Bidang Pembinaan Prestasi. Rapat ini membahas terkait long list data atlet Papua yang akan tampil pada PON XXI.
“Rapat KONI hari ini dengan Bidang Pembinaan Prestasi dan beberapa bidang lain, itu tindaklanjut dengan surat KONI Pusat terkait long list data atlet yang segera kita harus merampungkan,” ungkap Sekretaris Umum KONI Papua, George Weyasu.
“Hari ini kita sudah membicarakan data atlet yang sudah kita masukan di long list tapi masih ada kekurangan data atlet di administrasi saja, sekitar 28 cabor yang belum melengkapi itu dan hanya beberapa orang,” sambungnya.
Usai long list, kata Weyasu, PB PON XXI akan membuka pendaftaran oficial bagi setiap kontingen.“Kita harap di minggu ini atau minggu depan sudah bisa mereka masukan dan kita lengkapi,” ujarnya.
Usai pertemuan ini, KONI Papua pada pekan depan juga akan melakukan pertemuan atau rapat dengan seluruh cabor yang lolos PON.
“Kita akan menyampaikan kondisi kita saat ini untuk menuju PON, itu perlu kita sampaikan kepada seluruh cabor. Kita juga berharap Pemprov segera menentukan nominal dukungan kepada persiapan kita menuju PON,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…
Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…