Categories: BERITA UTAMA

Bocah 7 Tahun Diduga Ditembak di Nduga

Tim Kemanusiaan Surati Presiden

JAYAPURA – Tim Kemanusiaan Distrik Gearek menduga telah terjadi penghilangan paksa terhadap seorang anak di bawah umur dalam operasi militer yang berlangsung di Distrik Gearek, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, pada 12 Desember 2025 lalu.

Dugaan tersebut muncul setelah korban bernama Arestina Giban (7) dilaporkan tertembak hingga tewas dan hingga kini jasadnya belum ditemukan.

Direktur Eksekutif YKKMP Pembela HAM di tanah Papua, yang juga Ketua Tim Kemanusiaan Distrik Gearek, Theo Hesegem menyebut, keluarga korban aparat bertanggung jawab. Dalam laporan investigasi awal, Tim Kemanusiaan mengungkapkan kesaksian Wina Kerebea (35), ibu korban, yang juga mengalami luka akibat serpihan mortir.

Wina menuturkan bahwa pada pagi hari sekira pukul 07.00 WIT, helikopter militer terlihat berpatroli saat ia hendak pergi ke kebun.

“Karena situasi yang mencekam, Wina berusaha melarikan diri sambil menggendong Arestina. Namun, menurut kesaksiannya, anak tersebut diduga tertembak dan terjatuh dari bahunya di depan rumah,” kata Theo, dalam rilis yang dikirim kepada Cenderawasih Pos, Rabu (24/12/).

“Wina mengaku sempat kembali untuk memastikan kondisi anaknya sebelum akhirnya menyelamatkan anak sulungnya yang juga mengalami luka akibat tembakan nyasar,” sambungnya.

Dalam kondisi tembakan yang terus berlangsung, Wina menyatakan sempat mengangkat jasad anaknya dan meletakkannya di badan jalan, sebelum kembali berlari mencari perlindungan.

Tak lama kemudian, sebuah mortir dilaporkan jatuh dan meledak tidak jauh dari lokasi, menyebabkan Wina terkena serpihan di bagian paha kanan.

“Upaya pencarian terhadap korban dilakukan warga dan Tim Kemanusiaan pada 14–16 Desember 2025, namun hingga kini jasad Arestina belum ditemukan. Ibu korban menunjukkan kepada tim lokasi kejadian, tempat jasad anaknya sempat diletakkan, serta barang-barang milik korban berupa pakaian dan noken,” ujarnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Pemprov Papua Siapkan Mudik Gratis Nataru

   Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…

4 hours ago

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

4 hours ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

5 hours ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

5 hours ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

6 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

6 hours ago