Categories: BERITA UTAMA

Agenda Youtuber I Show Speed ke Papua Harusnya  Difasilitasi

JAYAPURA – Gembar-gembor kehebohan seorang youtuber I Show Speed yang beberapa hari terakhir terlihat masih berkeliling di Indonesia dan berkeinginan ke Papua namun terganjal tiket mendapat banyak komentar.

Tak sedikit yang menanyakan mengapa ia kesulitan ke Papua, bahkan Komika Mamat Alkatiri juga ikut bicara. Dalam akun X nya Mamat menyebut jika Speed tetap ingin ke Papua tapi sempat diperdengarkan soal kondisi Papua yang tidak bagus. Salah satunya menyebut jika di Papua berbahaya.

Disini Mamat menyatakan bahwa Papua tidak seseram apa yang dibayangkan dan yang disampaikan. Dan biasanya orang yang berbicara seperti itu dikarenakan ia sendiri belum pernah ke Papua secara langsung lalu yang membagikan narasi menyeramkan.

“Bicara terlalu banyak tapi belum pernah ke Papua,” sindir Mamat. Ia berharap Speed bisa tetap ke Papua karena ada banyak keunikan  Papua dari seni dan budayanya yang patut dikenalkan ke dunia.

Hal lain disampaikan salah satu akademisi Uncen, DR Melyana Pugu. Pugu justru berharap Youtuber dengan nama Darren Jason Watkins Jr ini bisa datang ke Papua.

“Harusnya bisa, ini akan lebih menguntungkan karena banyak hal yang bisa disampaikan ke dunia luar tentang keunikan Papua,” bebernya,  Kamis (26/9).

Dengan pengikut hampir 30 juta orang ini kata Pugu ini bisa dimanfaatkan sebagai bentuk promosi gratis ke dunia luar.

“Harusnya bisa dibantu, jangan justru menganggap ini ancaman kapan lagi kita mendapat ruang untuk mempromosikan budaya dan keunikan lain di Papua padahal ada orang yang datang dan menyebarkan secara gratis. Ini momentum sebenarnya,” imbuhnya.

Melyana menyebut kalau menganggap kedatangan speed adalah ancaman maka ini pemikiran sempit dan hanya beberapa pihak. Papua atau Jayapura sudah sangat terbuka sehingga tak perlu kaku dan tidak perlu terlalu sensitif dengan hal – hal seperti ini.

“Misal youtuber ini ke  Jayapura dan ditawarkan noken atau ikan asar dan saat itu ditonton jutaan orang dari penjuru dunia, apa ini bukan namanya promosi gratis,” sambung Melyana.

Sementara Speed sendiri dalam postingannya mengaku kesulitan untuk mendapatkan tiket. Padahal ia sudah memesan 5 kali namun dibatalkan. “Mereka tidak menyiapkan tiket yang cukup sehingga mereka membatalkan,” tulis Speed.

Namun disini ia tak menyebut maskapai mana yang dimaksud. Meski demikian ia menyatakan akan tetap ke Papua asal disiapkan jet pribadi. “Saya akan kesana (Papua) apabila ada yang menyiapkan saya jet pribadi,” tutupnya. (ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Kendalikan Inflasi, Gubernur Instruksikan Enam Langkah

Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…

3 hours ago

Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…

4 hours ago

Komnas HAM Tolak Draft RUU HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…

5 hours ago

Warga Tak Perlu Lagi Bolak-Balik ke Pengadilan Untuk Sidang Adminitrasi Kependudukan

Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…

6 hours ago

Bentuk Staf Khusus Adat, Wali Kota Libatkan Para Ondoafi

Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…

7 hours ago

OAP Harus Jadi Pusat Utama Pembangunan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…

8 hours ago