Categories: BERITA UTAMA

Kasus Hukum Gubernur Tak Pengaruhi Iklim Investasi di Papua

JAYAPURA-Di tengah kasus dugaan gratifikasi Rp 1 M yang sedang melilit Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe, serta situasi Kamtibmas saat ini, tidak berpengaruh pada iklim investasi di bumi Cenderawasih.

  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto menyampaikan, roda pemerintahan di Provinsi Papua juga berjalan sebagaimana mestinya. “Sejauh ini untuk investor yang mendaftar melalui PTSP tidak ada kendala, masih berjalan normal. Artinya kalau misalkan dia melihat kondisi Papua saat ini, otomatis dia mundur tetapi itu tidak ada,” terang Jeri saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (29/9).

  Lanjut Jeri, begitu juga di salah satu sektor Dinas Perikanan khususnya Tata Niaga Investasi Wisata yang tetap berjalan. Contohnya pada peningkatan nilai tambah tempat pendaratan ikan di beberapa tempat di  Papua seperti Jayapura dan Mimika tetap berjalan.

  “Jadi tidak ada pengaruhnya terkait status Pemerintah Provinsi Papua atas status Gubernur saat ini, karena dengan tegas bahwa pemerintahan itu bisa berjalan seperti biasanya. Terlebih Kominfo saya sendiri selalu berada di kantor,” terang Jery.

  Bahkan kata Jeri, pada periode Triwulan I dan II  TA. 2022 ada 256 Investasi PMA dan  PMDN terealisasi  di Seluruh Papua dengan penyerapan tenaga kerja kurang lebih 67 ribu. “Hal ini harus dipertahankan dan tetap ditingkatkan sebagai instrumen menjaga kestabilan ekonomi di Papua, dan tentunya berkontribusi secara nasional,” ucapnya.

  Jeri menegaskan saat ini roda pemerintahan tetap berjalan sebagaimana biasanya, dan Pemerintahan tidak ada pengaruhnya dengan situasi Kamtibmas hari ini yang terjadi di bumi Cenderawasih.

  “Kinerja Pemerintah Provinsi Papua berjalan seperti biasa dan proses koordinasi dengan pemerintah pusat dengan stakeholder terkait dan gubernur melalui Sekda terus berjalan, tidak ada pengaruhnya sama sekali,” terang Jeri.

  Sementara itu, Juru Bicara Gubernur Papua M Rifai Darus menyatakan sekalipun Gubernur terlilit kasus, namun roda pemerintahan Provinsi Papua tetap berjalan sebagaimana mestinya dengan koordinasi dan komunikasi bersama seluruh pimpinan dan jajaran di Pemprov.

  “Dengan begitu tugas kenegaraan serta pelayanan terhadap masyarakat dapat terus berlanjut sebagaimana arahan dari Bapak Lukas Enembe bahwa Provinsi Papua harus tetap berjalan,” pungkasnya. (fia/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUA

Recent Posts

Pemkab Merauke Minta Fasilitas Umum Tidak Dipalang

Pemerintah Kabupaten Merauke memberikan ruang kepada pihak-pihak yang merasa belum menerima haknya di Pengadilan Negeri…

18 hours ago

Giliran Pemkab Panen Padi Gogo di Lakukan di Biak Barat

Dalam kegiatan panen perdana itu, Bupati didampingi Ketua DPR Kabupaten Biak Numfor Daniel Rumanasem, Plt.…

19 hours ago

Masyarakat Adat Harus Diajak Duduk Bersama

Seorang tokoh asal Distrik Okaba Yoseph Yanawo Yolmen yang juga saat ini menjabat sebagai Kepala…

20 hours ago

Jelang Piala Dunia, Waspadai Judi Bola Online

Namun di balik euforia tersebut, aparat kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak memanfaatkan momentum pesta sepak…

2 days ago

Wali Kota: Sekolah Negeri Dilarang Pungut Biaya Tambahan

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo kembali mengingatkan seluruh sekolah negeri di Kota Jayapura untuk…

2 days ago

Gubernur: Rumah Korban Kebakaran Dok VIII Akan Dibangun Kembali

Pemerintah Provinsi Papua akan segera mengambil langkah konkret guna membantu masyarakat serta mempercepat proses pemulihan…

2 days ago