

Dua rumah warga yang dibakar oleh KKB Jelek Waker dan Numbuk Telenggen di Distrik Kome Kabupaten Puncak pada Selasa (28/3). (Korem 173/PVB For Cepos)
Danrem Widodo: Kita Lakukan Pengejaran dan Ciptakan Kondisi Kondusif
JAYAPURA-Pada hari Selasa (28/3) Siang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang disebut oleh TNI Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua di Distrik Gome Kabupaten Puncak telah melakukan pembakaran 2 unit bangunan. Diantarnya 1 unit rumah milik warga Ilaga dan 1 unit perumahan Guru.
“Diduga kuat yang melakukan pembakaran adalah kelompok Jelek Waker dan Numbuk Telenggen,”Ungkap Komandan Korem 173 Praja Vira Braja, Brigjen TNI Sri Widodo kepada Cenderawasih Pos, Rabu (29/3)
Dirinya menambahkan tujuan kelompok tersebut tidak lain untuk melakukan teror terhadap masyarakat, sehingga tidak ada yang berpihak terhadap aparat keamanan TNI-Polri.
“Mereka juga bertujuan untuk memutarbalikkan fakta, seolah-olah aparat keamanan yang melakukan pembakaran dan hal ini sama sekali tidak benar,”Katanya.
Terkait upaya yang dilakukan oleh Korem 173/Praja Vira Braja dan personelnya yang ada disana telah melakukan pengejaran dan identivikasi posisi-posisi kedudukan kelompok KST Jelek Waker dan Numbuk Telenggen.
Selain itu pihaknya juga terus melakukan partoli rutin bersama Polri dan semaksimal mungkin ciptakan kondisi yang kondusif dan aman agar masyarakat dapat beraktifitas dengan normal.
“Kita sedang lakukan pengejaran dan identivikasi posisi-posisi dan kedudukan mereka. Semaksimal mungkin kita ciptakan situasi dan kondisi yang kondusif dan aman. Agar masyarakat kembali aktivitas seperti sebelumnya,”Pungkasnya.(gin/wen)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…