Categories: BERITA UTAMA

Masih Setuju Agenda Sekolah Dilakukan Secara Daring

Lina Marlina ST ( FOTO: Gamel/Cepos)

JAYAPURA-Dengan situasi pandemi yang dianggap lebih baik dibanding awal Maret lalu, belakangan muncul wacana untuk kembali mengaktifkan sekolah dengan melakukan proses pembelajaran secara tatap muka.

Pemerintah tengah mencoba mengakali seprotect mungkin agar dalam proses belajar dengan tatap muka ini tidak justru melahirkan klaster baru. Hanya saja dari rencana ini ternyata tidak semua menyetujui.

Alasan utamanya adalah kondisi anak-anak bisa lebih rentan terpapar karena kondisi imun yang dimiliki belum tentu sebaik orang dewasa. Kondisi ini diakui cukup dilema mengingat banyak orang tua terlihat belum mampu menjadi “guru” di rumah dan menimbulkan banyak protes bahkan mempertanyakan kapan sekolah dibuka.

“Kalau saya berpendapat sebaiknya jangan dulu. Namanya pandemi ini artinya wabah yang sudah menyebar kemana – mana dan sangat riskan jika anak justru dibiarkan beraktifitas dan akhirnya tertular,” kata Lina Marlina ST, anggota Komisi D DPRD Kota Jayapura kepada Cenderawasih Pos, Ahad (27/12).

Politisi PKS dari Fraksi Bhinneka Tunggal Ika ini menyampaikan bahwa jika melihat banyak yang protes karena pusing mengajarkan anak di rumah dan meminta untuk sekolah segera dibuka kata dia kembali bagaimana orang tua mengelola pendidikan secara bijak dari rumah.

“Kalau bilang tidak maksimal dengan pendidikan dari rumah ya memang kondisinya seperti itu, di mana-mana semua aspek terganggu tak hanya pendidikan dan ini terjadi tak hanya di Indonesia tapi secara global dan itulah dampak dari pandemi sebuah penyakit,” jelasnya.

Lina menyatakan tidak setuju jika sekolah dibuka dan pendidikan dilakukan dengan tatap muka. “Saya pikir kita perlu mengedepankan kesehatan anak. Andai terpapar tentu orang tua juga sedih dan soal kemunduran dalam pendidikan saya pikir semua merasakan dan mengalami situasi yang sama jadi perlu dimaklumi,” imbuhnya. (ade/nat)

newsportal

Recent Posts

Lagi, 7 Jenazah Korban Jembatan Roboh Ditemukan

Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan sejak hari pertama kejadian, 6…

56 minutes ago

Polda Papua Pastikan Seleksi Bintara Polri Transparan

Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk…

2 hours ago

Siap Bentuk Mutiara Digital di Batas Kota, Melawan Keterbatasan dengan Prestasi

Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…

3 hours ago

Abisai Rollo : Keberhasilan Implementasi Otsus Diukur dari Dampak yang Dirasakan Langsung oleh Warga Papua

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…

4 hours ago

2027, Pemkam Holtekam Fokus Perkuat Ekonomi Masyarakat Berbasis Potensi Lokal

Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…

5 hours ago

Komisi III DPRP Audiens dengan Manajemen RSUD Merauke

Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…

6 hours ago