

Dr. Benhur Tomi Mano, MM., (foto: GRATI/CEPOS )
JAYAPURA- Pemerintah pusat mendorong belajar tatap muka (BTM) terbatas agar segera dilaksanakan di tingkat daerah.
Hal ini bertujuan mengurangi risiko dampak sosial yang berkepanjangan melalui metode belajar dari rumah, di mana berpengaruh pada kualitas pendidikan dan pertumbuhan anak.
Tak terkecuali di Kota Jayapura, dimana Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengonfirmasi bahwa BTM sudah harus dilaksanakan di Kota Jayapura pada Oktober nanti.
“Jenjang SD dan SMP di Kota Jayapura sudah saya minta untuk dilaksanakan. Sebab melihat kita sudah turun ke PPKM level 2,” jelas Benhur Tomi Manokepada Cenderawasih Pos via telepon, Selasa (28/9).
Namun, pelaksanaan BTM ini tentunya harus tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan, baik guru dan tenaga pendidik, maupun terhadap peserta didik.
“Harus tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan di sekolah. Saya sudah minta, Oktober ini kita sudah bisa BTM dengan segala persiapan yg telah dilakukan, mulai dari pengukur suhu, pencuci tangan, tempat duduk yang diatur jaraknya, serta mengikuti Instruksi Wali Kota Jayapura yang dikeluarkan Pemkot Jayapura,” pungkasnya. (gr/nat)
Setelah bencana longsor yang terjadi di Distrik Tagineri, Tanggime dan Bolakme (Banjir), kini giliran Distrik…
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Romanus Kande Kahol mengatakan, salah satu alasan nikah…
Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Jayapura resmi membuka Rapat Paripurna Istimewa Masa Persidangan II Tahun…
Memasuki semester kedua tahun anggaran 2026, Bupati Mimika Johannes Rettob memberikan atensi khusus terhadap proses…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo melalui Wakil Wali Kota, Rustan Saru, memaparkan berbagai capaian pembangunan…
Ia menyebutkan, Indonesia saat ini menempati posisi kedua dengan kasus TBC terbanyak di dunia. Sementara…