Categories: BERITA UTAMA

Dipicu Masalah Asmara, Dua Kelompok Warga di Merauke Saling Serang

MERAUKE- Dua kelompok warga di Jalan Natuna, Kelurahan karang Indah Merauke saling serang pada Minggu (26/7) malam. Keributan yang terjadi antara 2 kelompok tersebut tersebut bermula dari masalah asrama pasangan muda mudi.

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan penganiayaan terhadap pacarnya. Mengetahui kejadian tersebut, pihak keluarga korban kemudian mencari pelaku sehingga memicu keributan.

“Anggota kami segera merespons kejadian tersebut sehingga tidak berkembang menjadi gangguan keamanan dengan eskalasi yang lebih tinggi. Kedua belah pihak kemudian dibawa ke Polres untuk dilakukan penyelesaian,” kata Kapolres, Senin (27/7). Kapolres menegaskan, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Jangan Diam, Laporkan Kekerasan Perempuan dan Anak!

   Yuliani menjelaskan, kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat berupa tindakan yang menimbulkan penderitaan secara…

3 hours ago

Jaga Kamtibmas, Siskamling Diminta Diaktifkan Kembali

  Menurut Rustan, Siskamling merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun keamanan berbasis lingkungan. Kehadiran…

4 hours ago

Pemkot Pastikan Korban Kebakaran Dok V  Didaftarkan BPJS Kesehatan

  Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari…

5 hours ago

OPD Harus Genjot Realisasi Program dan Penyerapan Anggaran

  Abisai menilai capaian realisasi anggaran hingga saat ini masih perlu terus didorong. Karena itu,…

6 hours ago

Sekolah Harus Jadi Jembatan Suara Pelajar Kepada Pemerintah

  Barto mengatakan, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari hak masyarakat. Namun, khusus bagi pelajar, menurutnya…

8 hours ago

Akses Jalan Darat, Laut hingga Udara Papua Didorong Terhubung

Pembangunan konektivitas antarwilayah menjadi salah satu fokus pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan di tanah Papua.…

15 hours ago