

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri didampingi Dirkrimum, Kombes Pol Faisal saat ditemui di Polda Papua, Minggu (19/6) ( FOTO:Gamel/Cepos)
JAYAPURA – Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri melihat dari antrean BBM yang terjadi beberapa waktu belakangan ini sangat berpotensi terjadi aksi nakal melakukan penimbunan. Karenanya ia meminta masyarakat atau polisi untuk segera merespon jika menemukan ada indikasi terjadinya aktivitas penimbunan.
Pihaknya sendiri memastikan akan terus melakukan pemantauan dari kondisi sosial tersebut agar tak ada pihak yang mengambil keuntungan dibalik antrian BBM.
Disisi lain ia juga meminta masyarakat lebih bijak menggunakan BBM agar tidak kebingungan ketika terjadi kelangkaan. “Masarakat perlu bijak juga bagaimana menggunakan BBM sebagaimana mestinya dan kami sudah cek ke Pertamina ternyata bukan kelangkaan karena menurut Pertamina stoknya cukup,” kata Kapolda Fakhiri di Jayapura, Selasa (28/6). Hanya saja dikatakan ada beberapa SPBU yang ditutup karena tidak memenuhi kriteria dan inilah yang membuat terjadi penumpukan dibeberapa SPBU lainnya.
“Jadi penumpukan bukan karena terjadi kelangkaan melainkan ada beberapa SPBU yang tutup,” imbuhnya.
Terkait ini pihaknya juga telah meminta Direskrimsus untuk ikut mengawal agar jadwal operasional SPBU ditambah. “Dan saya lihat itu sudah dilakukan. Jika sebelumnya dibuka sampai jam 8 malam kini bisa dibuka sampai pukul 22.00 WIT,” tambahnya.
Ditanya soal antisipasi terjadinya penimbunan, kata Kapolda meminta agar ditreskrimsus terus berkoordinasi dengan pihak Pertamina guna memastikan ketersediaan stok. Dari ketersediaan stok ini seharusnya tidak terjadi kelangkaan namun jika tetap terjadi maka disitulah kecurigaan terjadi penimbunan bisa muncul,” tutupnya. (ade/nat)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…